Surat Terbuka Penggiat Medsos Ulin Yusron Untuk Amien Rais: Pak Tua Sudahlah, Engkau Sudah Terlihat Lelah

Surat Terbuka Penggiat Medsos Ulin Yusron Untuk Amien Rais: Pak Tua Sudahlah, Engkau Sudah Terlihat Lelah

MartirNews.COM - Pernyataan Amien Rais yang dilontarkan dalam sebuah acara diskusi di Bandung, ramai menjadi perbincangan publik, Minggu (18/3/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Amien Rais mengatakan jika kebiasaan presiden yang kerap membagi-bagikan sertifikat kepada masyarakat disebut sebagai pengibulan alias pembohongan.

"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien.


Menanggapi hal tersebut, pegiat media sosial, Ulin Yusron memberi surat terbuka kepada Amien Rais.

Berikut surat terbuka yang dilansir dari akun Twitter @ulinyusron, Selasa (20/3/2018).

"Pak Tua sudahlah. Engkau sudah terlihat lelah.

Pak Tua sudahlah. Kami mampu untuk bekerja.

(Untuk Pak Amien Rais)"

Selain Ulin Yusron, beberapa tokoh lainnya seperti Rustam Ibrahim, Muhammad Guntur Romli hingga Johan Budi pernah memberikan pernyataan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan Amien.

Menurut Direktur LP3ES, Rustam Ibrahim, apa yang dilakukan oleh Jokowi justru membuat rakyat semakin terlindungi.

"Terus terang saya tidak pernah mendengar ada program pemberian Sertifikat Tanah Gratis pada masa sebelum Jokowi.

Pemerintah yang lalu2 membiarkan 70% lahan dikuasai korporasi. Presiden @jokowi ingin menyelamatkan yang 30% dengan memberikan Sertifikat Tanah secara gratis, agar secara hukum lebih terlindungi.

Amien Rais menyebut bahwa pemberian Sertifikat Tanah oleh Presiden @jokowi sebagai "pengibulan".

Maka biarlah jutaan rakyat kecil yang telah menerima sertifikat tersebut mengadili dan memutuskan kualitas ucapan Amien Rais dalam Pilpres 2019", ujarnya.

Hal ini juga disampaikan oleh Aktivis sekaligus Politisi, Muhammad Guntur Romli.

Guntur Romli mengungkapkan jika sertifikasi tanah merupakan hal yang sangat penting.

"Sertifikasi tanah itu sangat penting, kebanyakan rakyat tdk mampu melakukan hal ini,

kemudian tanahnya dirampas, kok bisa Amien Rais menyebut program sertifikasi sbg program ngibul?", tuturnya.

Menanggapi pernyataan Amien Rais membuat Luhut Panjaitan meradang.

Luhut yang dengan nada tinggi dan berapi-api balik menyindir Amien Rais dengan istilah asal bunyi (asbun).

Tidak hanya sampai di situ, Luhut juga mengakui jika dirinya paham betul dengan rekam jejak sosok senior yang disebut-sebut Amien Rais tersebut.

Selain menyarankan untuk tidak asal mengkritik, dirinya juga mengancam akan membongkar dosa-dosa (kesalahan) Amien Rais.

"Jangan asal kritik saja. Saya tahu track recordmu kok.

Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga kok, ya sudah diam saja lah.

Tapi jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu kok. Emang kau siapa?" tegasnya.



Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Surat Terbuka dari Pegiat Media Sosial Ulin Yusron kepada Amien Rais: Pak Tua Sudahlah, http://wow.tribunnews.com/2018/03/20/surat-terbuka-dari-pegiat-media-sosial-ulin-yusron-kepada-amien-rais-pak-tua-sudahlah?page=all.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel