Abdul Somad Klarifikasi Ceramahnya Soal Bom Bunuh Diri Syahid, Dr. Nadirsyah Hosen Beri Tanggapan Menohok: Katanya Untuk Di Palestina, Tapi Kok....

Abdul Somad Klarifikasi Ceramahnya Soal Bom Bunuh Diri Syahid, Dr. Nadirsyah Hosen Beri Tanggapan Menohok: Kalau Di Palestina, Tapi Kok....

MartirNews.COM - Tak lama setelah bom di tiga gereja di Surabaya meletus, potongan video ceramah Ustaz Abdul Somad mengenai bom bunuh diri jadi viral di media sosial. Abdul Somad menyatakan video itu dipotong sehingga kehilangan konteksnya. Dia pun memberikan klarifikasi.

Dalam potongan video berdurasi kurang dari dua menit itu, Abdul Somad menjelaskan mengenai bom bunuh diri di Palestina yang disebutnya bukan perilaku bunuh diri, melainkan mati syahid. Potongan video ini begitu viral dan mendapatkan tanggapan yang beragam, termasuk yang menyudutkan Abdul Somad.

Abdul Somad kemudian memberikan klarifikasi. Klarifikasi itu ia sampaikan di sela-sela ceramah. Video klarifikasi itu diunggah oleh FSRMM TV pada 14 Mei 2018.

 "Dua hari ini video mengenai saya menjawab pertanyaan di Annur lebih-kurang dua-tiga tahun yang lalu, diviralkan lagi. Tapi video itu dipotong. Saya masih ingat, lokasi kajian subuh itu ada di Annur kajian subuh Sabtu. Waktu itu ada pertanyaan, 'apa pendapat ustad tentang bom bunuh diri di Palestina'," ujar Abdul Somad mengawali penjelasannya.

Ceramah Somad itu juga ditanggapi oleh Rais Syuriyah PCI NU Australia-New Zealand, Prof Nadirsyah Hosen.

Pria yang akrab dipanggil Gus Nadir itu, menuliskan beberapa catatan atas ceramah Abdul Somad, melalui akun twitternya @na_dirs, Rabu (16/05/2018). Ini:

1. Ngomongin mati syahid bom bunuh diri katanya konteksnya Palestina, tapi kok contoh yg disebut itu PKI. Emang PKI ada di Palestina? Jgn sampai ceramah model gini dijadikan alasan utk aksi terorisme.

2. Masalah bom bunuh diri dlm konteks peperangan saja para ulama berbeda pemahaman. Dan kalau perdebatan itu dibawa ke situasi non-peperangan, bisa makin runyam.

3. Kisah sahabat yg membela Nabi sampai terbunuh  memang ada dlm riwayat, tapi itu kan saat pertempuran. Kita kan gak lagi tempur di tanah air. Ini bahayanya ceramah Ustad yg viral tsb. Kisah jaman Nabi, ditanya palestina, jawabnya konteks Indonesia dg nyebut PKI.


4. Pada kisah itu pun para ulama berdebat: syaratnya dia tahu dia akan kalah atau tdk? Ada yg blg kalau dia tahu akan kalah, dan maju juga, maka itu terkena larangan ayat utk tdk membinasakan diri sendiri.

5. Dalam kasus peperangan spt di palestina, syekh yusuf qardhawi membolehkan bom bunuh diri, ulama saudi melarangnya, tanpa kecuali. Dalam kasus di luar peperangan, ulama sepakat melarangnya. Ini yg tidak dijelaskan Ustad tsb mengenai pandangan berbagai ulama.

6. Untuk para Ustad mohon kudu lebih hati2 kalau bicara. Jangan sampai ceramah anda justru menjadi pemantik aksi terorisme. Bijaklah mulai sekarang.


(dutaislam/detik.com)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel