Anak Buah Mega: 'Energi Negatif' Amien Rais Mulai Membuat PAN Resah Gundah Gulana

Anak Buah Mega: 'Energi Negatif' Amien Rais Mulai Membuat PAN Resah Gundah Gulana

MartirNews.COM - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengkomentari sikap yang selama ini selalu ditampilkan oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Amien Rais diketahui kerap melakukan komentar miring terhadap peremerintahan Jokowi. Bahkan kritiknya itu bernada nyinyir. Salah satunya soal program pemerintah bagi-bagi surat tanah yang dinialinya adalah kebohongan Jokowi.

Apalagi kata Hendrawan, Amien Rais yang belum lama ini menyebut Ketua Umum PAN‎ Zulkifli Hasan sedang melakukan sandiwara, dengan mewacanakan mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

"Jadi Pak Amien Rais menuduh dalam tanda petik ketua umumya sebagai pesandiwara. Ini kan aneh, di parpol kok bisa begitu, ujar Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/5).

Oleh sebab itu, Anggota Komisi XI DPR ini menduga PAN saat ini sedang dilema dalam menghadapi sikap Amien Rais tersebut. Karena kata dia, saat PAN dipimpin oleh Hatta Rajasa bisa dibilang cukup solid, dan berbanding terbalik pada saat ini.

Saya melihat PAN sedang ada keresahan. Jadi sekarang banyak yang bilang kok sekarang PAN jadi begini ya," katanya.

Bahkan menurut Hendrawan, Amien Rais yang mengatakan, adanya partai setan dan partai Allah juga dianggap sebagai beban bagi PAN. Bahkan bisa dibilang beban bagi dunia perpolitikan.

"Pernyataan Pak Amien menyebut partai setan oleh teman-teman di dunia politik juga dianggap sebagai beban," pungkasnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sedang bersandiwara terkait dengan kemungkinan partainya bakal mendukung Joko Widodo di Pilpres tahun 2019.

Sebagai pendiri PAN, Amien mengaku lebih memahami dinamika di internal PAN saat ini. Seperti dia berkunjung ke daerah-daerah. Para kader mengaku tidak ingin PAN mendukung Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Amien menyebut PAN harus berkoalisi dengan Gerindra dan PKS mendukung Prabowo Subianto di Pilpres tahun 2019. Pilihan politik itu diambil lantaran Jokowi dianggap gagal memenuhi janjinya sebagai presiden.

Sumber: Jawa Pos

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel