Luar Biasa... Aksi Humanis di Tengah Suasana Rusuh Demo 22 Mei 2019

twitter

MARTIRNEWS.COM - Di tengah suasana  ricuh unjuk rasa dalam menolak rekapitulasi suara Pemilu 2019 yang dilakukan kelompok massa di beberapa titik Jakarta, terdapat beberapa  hal yang bisa menurunkan panasnya situasi yang saat ini terbentuk.

Hal-hal berikut ini benar terjadi di tengah aksi, namun tidak menjadi fokus utama perhatian publik.

Bahkan, aksi humanis ini cenderung tertutup dengan ricuh, bentrok, dan segala bentuk kekacauan yang terjadi.

Pasukan Oranye bersihkan lokasi demo

Belasan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau "pasukan oranye" pada Rabu (22/5/2019) pagi terlihat menyapu ruas jalan Fachrudin, Tanah Abang.

Jalan itu tidak terlihat seperti biasanya, banyak sampah makanan dan minuman sisa demonstran.

Ini belum termasuk debu, puing, dan beragam barang yang digunakan massa selama aksi.

Seolah tidak ada peristiwa yang terjadi, mereka melakukan tugasnya seperti biasa, menyapu jalan, memungut sampah, dan memastikan semua kembali tertata rapi.

"Sampai pukul 12.00 saja, nanti ganti shift teman-teman yang lain. Ada sampah sisa nasi kotak, botol-botol, bersihin saja," kata Zulfikar, salah satu petugas PPSU Kelurahan Gambir yang bertugas.

 Brimob video call anaknya   

Sebuah foto yang diunggah akun Instagram @masagungwilis menjadi viral dan banyak menuai simpati dari netizen.

Pasalnya foto itu memuat nilai kemanusiaan yang begitu tinggi.

Dua orang petugas polisi duduk di jalan dan saling bersandar saat istirahat bertugas mengamankan aksi massa.

Satu petugas terlihat tidur dan memejamkan mata, sementara satu petugas lainnya tengah melakukan video call dengan anaknya yang ada di rumah.

Keduanya masih mengenakan seragam, lengkap dengan pelindung tubuh yang mereka kenakan.

“Bawaslu sedang ramai. Sementara itu rasa lelah dan rindu rumah memang benar adanya,” tulis akun tersebut dalam kolom keterangan.

Abdi petugas PMI 

Palang Merah Indonesia (PMI) turut turun tangan dalam membantu mengamankan aksi unjuk rasa yang terjadi sejak Selasa (21/5/2019) di beberapa titik di Jakarta.
Dilansir dari Antara, tim dari PMI ditugaskan di 4 titik yang dinilai rawan massa, yakni Kantor KPU, Bawaslu, Istana Kepresidenan, dan posko 1 di PKC Menteng.

Para petugas dari PMI akan dengan sigap memberikan bantuan kesehatan berupa pertolongan pertama pada siapa pun yang membutuhkan di lokasi unjuk rasa.

Hal ini sebagai bentuk mitigasi risiko jatuh korban dalam aksi unjuk rasa yang digelar. Tidak hanya menurunkan petugas medis, PMI juga menyiagakan sejumlah mobil ambulans selama 24 jam sebagai bentuk antisipasi jika terjadi kondisi darurat pada peserta unjuk rasa ataupun petugas.

Polisi tidur di jalanan 

Selain potret menyentuh seorang polisi yang tengah video call dengan anaknya, gambar lain yang tidak kalah menyentuh tentang petugas Brimob juga berhasil ditangkap oleh kamera.

Pemilik foto ini adalah Gofar Hilman yang kemudian mengunggah foto tersebut di akun Instagram-nya @pergijauh.

Dari ketinggian gedung tempatnya bekerja, ia memotret para petugas brimob yang terlihat merebahkan diri di lahan parkir Sarinah.

“Sarinah pagi ini, siaran seperti biasa enggak libur, mau ngeluh eh enggak jadi,  ngeliat bapak-bapak ini,” tulis Gofar yang merupakan penyiar Hard Rock FM.

Mereka seolah tidak peduli dengan tempat yang mereka jadikan alas tidur, mau bagaimana lagi, kantuk sudah tidak bisa dilawan, tapi tugas masih harus dilanjutkan.

Brimob beri minum anggota massa yang luka

 yang tidak puas terhadap hasil rekapitulasi suara KPU, anggota brimob ini tetap melayani massa dengan manusiawi.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @divisihumaspolri, terlihat dua orang anggota brimob yang menolong seorang anggota massa yang tergeletak di badan jalan.

Anggota massa yang terlihat tidak berdaya sembari memegang pinggangnya itu diberi minum oleh salah satu anggota brimob. Satu brimob lainnya terlihat memegang alat bantuan pernafasan di tangannya dan siap memberikan bantuan apabila dibutuhkan.


Unggahan yang diberi keterangan “Kami hadir untuk kedamaian dan kemanusiaan” ini kemudian banyak dibanjiri komentar bernada simpatis dari netizen.



Sumber : Kompas.Com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel