Petisi Online 'Cabut Status WNI Rizieq Shihab' Sudah Ditandatangani oleh 75000 Orang , FPI Langsung Bereaksi

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

MARTIRNEWS.COM - Sebuah petisi online meminta status WNI Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dicabut muncul di salah satu situs. FPI pun angkat bicara.

Dilihat detikcom Sabtu (8/6/2019) pukul 07.47 WIB, petisi online berjudul 'Cabut Status WNI Rizieq Shihab' yang dibuat 3 pekan lalu itu sudah ditandatangani oleh 71.089 pengunjung situs tersebut.

Petisi itu dibuat oleh seseorang yang mengatasnamakan 7inta Putih.

Ada sejumlah alasan mengapa si pembuat petisi meminta status WNI Habib Rizieq dicabut.

Lalu, apa kata FPI terkait kemunculan petisi tersebut?

"Siapapun bisa buat petisi online, orang yang nggak jelas pun asal bisa, asal bisa ngetik dan main gadget. Bahkan anak SD juga bisa," kata Sekretaris Umum FPI Munarman, Jumat (7/6/2019) malam.

Munarman kemudian menyebut kalimat pengantar petisi itu adalah fitnah.

Dia mengatakan semua orang yang mengerti mahzab pasti memahami posisi Habib Rizieq.

"Pengantar petisi jelas-jelas fitnah menyatakan HRS (Habib Rizieq Syihab) berafiliasi dengan ISIS. Semua orang yang mengerti tentang mahzab pasti tahu dan paham posisi HRS. Jadi ini orang bodoh yang asal jeplak dan kebodohan tersebut menular berantai melalui media sosial online," ucapnya.

Dia mengatakan mencabut kewarganegaraan bukan urusan opini, tapi persoalan hukum.

Dia menyebut orang yang tidak mengerti hukum kewarganegaraan hanya akan menebar kebodohan.

"Urusan cabut kewarganegaraan itu bukan urusan online dan bukan urusan gorengan opini, tapi itu urusan hukum. Yang tidak mengerti hukum kewarganegaraan hanya akan menebar kebodohan. Saat ini memang zaman banyaknya ruwaibidah tampil, makanya kebodohan merajalela," pungkas Munarman.

Begini Isi Lengkap Petisi Online Minta Status WNI Rizieq Shihab Dicabut :

Selamat pagi, Assalamwalaikum WrWb, Salam Sejahtera, Om Santi Santi Om, Namo Budaya, Salam Kebajikan..

Melihat situasi dan kondisi saat ini, Kubu02 tetap bersikukuh mempertahankan klaim kemenangannya walaupun mereka telah terbukti berbohong dengan mengarang cerita kebohongan tentang kecurangan yang terjadi, tak lain tak bukan tujuan mereka adalah untuk Mendeligitimasi KPU & Polri sebagai penyelenggara Pemilu, serta mendeligitimasi Pemilu 2019 dan Pemerintah.

Untuk diketahui, Kubu02 sampai saat ini, sdg menyusun Strategi galang massa dgn misi "People Power" atau yg saat ini mereka sebut "Gerakan Kedaulatan Rakyat". Tujuan mereka sangat jelas, yaitu Makar, menggulingkan Pemerintahan yang Sah. Mereka berupaya membakar amarah dengan membangun narasi2 kebohongan tentang kecurangan Pilpres yang terjadi, klaim Kemenangan, merasa Terzolimi, Korban yang berjatuhan krn diracuni oleh Pemerintah Zholim, dan Kisah Perang Badar yang digoreng untuk memanfaatkan Fanatisme para pendukungnya agar mau ikut2an aksi turun ke jalan. Dan orang yang paling bertanggung jawab dalam hal ini ialah Rizieq Shihab, otak dibalik segala provokasi.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Rizieq Shihab adalah Pentolan FPI yang sangat berbahaya dan berafiliasi dengan kelompok Teroris ISIS. Dan sebagai buktinya, Saya lampirkan link video ketika Rizieq Shihab berorasi mendukung ISIS serta menghujat Pemerintah. Cek it out :

Berikut daftar Fitnah & Hatespeech yg dilontarkan Rizieq Shihab: 1.Dukung ISIS 2.Memaki Presiden, Pemerintah, TNI & Polri 3.Menghina Gusdur 4.Menghina Pancasila 5.Menghina Ulama 6.Menghina Nabi, dll..

Link https://twitter.com/7intaPutih/status/1129241666118807552

Jika kita hanya berteriak Bubarkan FPI, Saya rasa belum cukup, karena Rizieq Shihab pasti akan membentuk Ormas lainnya dengan nama yang berbeda, namun berperilaku sama, seperti yang pernah diutarakannya.

Bukanlah hal yang tidak mungkin bagi Negara untuk mencabut Status WNI Rizieq Shihab, karena terdapat prosedur yang mengaturnya. Tidaklah mungkin Petisi ini dapat menjadi blunder bagi Pemerintah, karena Petisi merupakan salah satu metode demokrasi bagi rakyat dalam menyampaikan aspirasinya, serta dilindungi oleh Undang-undang. Segala kebijakan ada pada Pemerintah, dan jikalau Petisi ini didengarkan, pasti ada Tim Ahli yang mengkaji bagaimana caranya untuk memenuhi prosedur pencabutan terhadap Status WNI seorang Rizieq Shihab yang nyata-nyata sebagai musuh Negara, pendukung ISIS dan perusak NKRI.

Oleh karena itu, Saya mengajak rekan2 sekalian untuk menandatangani Petisi ini sebanyak-banyaknya agar didengarkan oleh Pemerintah. Sebab, Rizieq Shihab adalah orang yg sangat berbahaya, Preman yang mengatasnamakan Agama, Tukang Adu Domba, Penghasut dan Pengacau NKRI. Saya yakin, 70% rakyat Indonesia setuju apabila Rizieq Shihab ini tidak bisa lagi berbuat onar dan mengacaukan Negara yang kita cintai ini.

Demikian Petisi ini Saya buat, sebagai wujud kecintaan Saya terhadap Persatuan dan Kesatuan NKRI serta sebagai misi kita dalam melawan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan Agama untuk berbuat jahat terhadap sesama.

Terimakasih atas perhatian dan kerjasama dari teman sekalian, semoga kita selalu diberkati oleh Allah SWT disetiap kita melangkah dan semoga Para Pemimpin kita selalu dibimbing oleh Allah, Tuhan YME dalam setiap kebijakannya utk membawa Indonesia lebih Maju dan Sejahtera. Amin.
Bersama kita bisa, kita bisa karena bersama..

Wassalamwalaikum WrWb.

sumber: detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel