Begini Perasaan Koko Ardiansyah Saat Jadi Petugas Pengibar Bendera di Kemenpora

Foto : Jpnn/Amjad


MARTIRNEWS.COM - Siswa SMA Labuhanbatu, Koko Ardiansyah yang gagal jadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) lantaran diduga ditikung anak pejabat, menjadi petugas pengibar bendera pada upacara 17 Agustus di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2019) pagi.

Dia  mengaku senang diundang langsung Menpora Imam Nahrawi dari Tanah Suci Mekah guna menjadi petugas

Hal ini menjadi cambuk baginya untuk terus semangat.

“Terima kasih atas undangan Menpora, ini kejutan sekaligus kebanggaan,” ujarnya seperti dilansir dari laman Kemenpora.

Menpora sendiri mengundang Koko sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap kegigihan dan keteguhan anak muda Indonesia dalam berkiprah mengisi kemerdekaan.

Meskipun belum berhasil bertugas sebagai Paskibraka, usahanya pantas diberikan penghargaan.

“Ini inisiasi Pak Menpora yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Koko Ardiansyah diundang langsung dari Labuan Batu untuk menjadi petugas upacara, dan diberikan dua tugas yaitu membaca Teks Pembukaan UUD 1945 dan menyematkan Satya Lencana untuk saya,” kata Sesmenpora, Gatot S Dewa.

Untuk Koko Ardiansyah dan keseluruhan pemuda Indonesia, didorong terus mempersiapkan diri, tantangan semakin dahsyat, namun dengan kesungguhan semua pasti dapat dilalui.

”Era sekarang adalah era millenial, era mereka anak muda, harus betul-betul mempersiapkan diri menyongsong era mendatang,” ungkap Gatot.






Sumber : Pojoksatu.id

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel