Waketum Gerindra : "Seandainya SBY Sadar Umur Dan Tidak Mencla Mencle , AHY Pasti Jadi Menteri."



Foto: SBY dan Megawati bersalaman di pemakaman Habibie (BPMI Setpres)

MARTIRNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono ikut mengomentari gagalnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi menteri Jokowi.

Arief pun mengandaikan jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lebih muda dari Megawati bersilaturahmi ke Teuku Umar dengan membawa AHY, bukan malah menitah anaknya.

Jika hal itu dilakukan, diyakininya besar kemungkinan AHY bisa jadi menteri Jokowi.

“Pasti akan terlihat komitmen SBY untuk gabung ke koalisi.

Jangan cuma ngutus AHY waktu itu,” jelasnya kepad wartawan, Minggu (27/10/2019).

Ia menyebut, dengan hanya mengirim AHY, Demokrat tidak tegas apakah mau berkoalisi atau menjadi oposisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Gagalnya AHY masuk menjadi anggota kabinet Jokowi-Ma’ruf lebih banyak disebabkan mencla-menclenya Demokrat, SBY dan kader Demokrat untuk secara tegas menyatakan berkoalisi dengan pemerintahan,” ujarnya.

Karena itu, ia tak yakin gagalnya AHY jadi menteri dipicu dendam Megawati kepada SBY.

“Tapi lebih pada komitmen Demokrat yang tidak tegas akan bergabung dengan koalisi parpol pengusung Jokowi,” imbuhnya.

Kendati demikian, mantan anak buah Megawati itu menyebut gagalnya AHY jadi menteri sejatinya juga membawa hal yang positif.

Setidaknya, AHY bisa lebih belajar politik dan mendekatkan diri dengan rakyat.

“Apalagi tahun depan pilkada serentak. AHY bisa tampil di semua kampanye Pilkada nanti,” saran dia.

Bahkan, dengan tampilnya AHY dalam setiap kesempatan yang didapat, bakal menaikkan pamor suami Annisa Pohan itu.

“Kalau itu dijalankan, prediksi saya AHY akan jadi Presiden RI pada pilpres 2024,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, menyebut gagalnya AHY jadi menteri lantaran dendam Megawati kepada SBY.

Ia juga tak menyangka bahwa dendam itu akan menjadi turun-temurun.

“Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono,” tulis Andi Arief di akun Twitter pribadi miliknya.

Dia juga menyoroti peran Jokowi yang menurutnya tidak berhasil memperbaiki hubungan Mega dan SBY.

“Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu,” tutup dia.




Sumber : pojoksatu.id

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel