Anggota Alumni 212 Curiga Luhut Panjaitan Masih Dendam Sama Anies Baswedan

foto: tempo

MARTIRNEWS.COM - Plt Menteri Perhubungan Luhut Panjaitan telah mengeluarkan Permenhub Nomor 18 Tahun 2020.

Dalam peraturan itu, ojek online (ojol) masih mengizinkan pengangkutan penumpang di kawasan yang terkait sosial berskala besar (PSBB).

Salah satu anggota Alumni 212 Damai Hari Lubis menilai Luhut sengaja mengeluarkan Permenhub untuk menyudutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pasalnya, izin yang bertentangan dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020 yang jelas tentang penggantian ojol mengangkut penumpang.

“Apakah dendam reklamasi Luhut Untuk Anies yang harus dibahas publik. Ambigu oleh dualisme keputusan, sehingga aturan atau larangan mana yang akan dirujuk oleh publik, ”ujar Damai kepada JPNN, Rabu (15/4).

Dendam yang dikeluarkan Damai kompilasi Anies dibatalkan reklamasi di Teluk Jakarta beberapa tahun yang lalu. Pada saat itu, Luhut selaku Menko Bidang Kemaritiman sempat ngotot agar reklamasi tetap diterima.

Damai pun menerangkan, Pergub yang dikeluarkan Anies jelas tidak dikeluarkan hierarki. Pasalnya, Pergub tersebut tidak dikeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo.

“Semestinya Permenhub tidak dapat dibatalkan PP Nomor 21 Tahun 2020. Juga tidak meniadakan atau tidak membuat mentah Pergub. Karena harus diingat Pergub lebih dulu diterbitkan karena Permenhub, ”sambung Damai.

Untuk itu, Damai meminta agar Luhut yang juga diminta sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi lebih banyak introspeksi diri dan lebih menantang.

"Kebijakannya harus sesuai kepentingan hukum dan umum, jangan hanya suka-suka atau mentang-mentang," tandas Damai.

Sumber: jpnn

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel