Demonstran Yang Mokong Mau Tetap Gelar Aksi Besar Besaran Tak Perlu Dirawat Bila Terjangkit Covid-19

foto: pojoksatu

MARTIRNEWS.COM - Anggota Balitbang PDI Perjuangan Kanti W Janis mengajukan rencana ribuan ribu tenaga kerja untuk menggelar aksi demo di tengah-tengah wabah Corona atau Covid-19 pada 30 April mendatang.

Aksi yang dilakukan di depan kompleks untuk disetujui DPR menunda pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Demo aksi tersebut digagas Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang merupakan gabungan dari tiga konfederasi buruh dengan massa besar, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

"Bisa nggak sih kalau manusia suka mereka (Covid19) enggak perlu diurusin," ujar Kanti di akun Facebooknya.

Kantialah yang terlibat, dengan ngotot berdemonstrasi dan mengundang ribuan orang, para pekerja itu mendukung keselamatan masyarakat.

Terutama, lanjut Kanti, lebih mengutamakan jiwa para dokter.

"Sudahkah banyak dokter yang memenuhi syarat karena merawat pasien?" tegas Kanti.

Karena itu, Kanti menyatakan mereka yang sebenarnya tidak perlu disetujui bila terbukti Covid-19.

Sebab, terlalu penting bagi dokter untuk dikorbankan demi kebodohan para demonstran itu.

Sumber: gesuri

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel