Pakar Ekspresi Sebut Jokowi Menahan Tangis Saat Umumkan Larangan Mudik



MARTIRNEWS.COM - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan larangan mudik lebaran di tengah pandemi Covid-19 pada Selasa (21/4/2020).

Saat mengumumkan larangan mudik itu, tampak ekspresi Jokowi yang terlihat begitu berat.

Tak ayal, ekspresi Jokowi itu langsung menarik perhatian pakar ekspresi dan gesture Handoko Gani.

Handoko Gani diketahui merupakan trainer intervie dan analisis perilaku dari latar belakang sipil dengan memiliki otorisasi penggunaan alat layered voice analysis (LVA).

Diungkap Handoko, perkataan Jokowi  saat mengucapkan kalimat 'saya ingin langsung saja' dengan ritme kecepatan dan pitch suara menunjukkan ketergesaan.

Lebih lanjut, Handoko menyoroti ekspresi sang Presiden saat menyatakan 'mudik semuanya akan kita larang'.

Ia melihat Jokowi sempat acuh pada kamera, namun hanya melihat ke arah kertas, merapikan kertas, sambil berbicara.

Berdasarkan analisisnya, Handoko melihat Jokowi seperti berat membuat keputusan ini.

Terlebih ia mengatakan hal tersebut dengan lugas dan singkat.

Handoko bahkan melihat Jokowi 'ingin menangis' saat menyampaikan pengumuman itu.

Handoko menyebut jika reaksi Jokowi justru menunjukkan betapa sang Presiden tidak 'otoriter' memaksakan kehendak.

Justru Jokowi terlihat 'berat' melakukannya dan cenderung 'pengen nangis'.

Sebelumnya, larangan mudik hanya berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI-Polri.

Namun, melalui rapat terbatas Jokowi mengumumkan larangan mudik diberlakukan untuk semua.

"Mudik semuanya akan kita larang," ujar Jokowi.

Ia lantas meminta semua hal-hal yang berkaitan bisa disiapkan segera. 

Sumber: jatimtimes

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel