Polisi: Selama Pandemi, Minimarket Jadi Sasaran Modus Kejahatan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

MARTIRNEWS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut adanya pergeseran modus kejahatan di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Beberapa kelompok yang semula mengincar rumah, kini menjadikan minimarket sebagai sasaran aksi kejahatan.

"Memang ada peralihan, bukan lagi di tempat-tempat rumah-rumah, karena memang kita ketahui ada instruksi dari pemerintah agar masyarakat, khususnya masyarakat DKI Jakarta ini untuk tetap di rumah saja. Sehingga mereka beralih ke tempat-tempat minimarket, supermarket itu jadi sasaran," ujar Kombes Yusri saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Sabtu (18/4/2020).

Hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa kasus perampokan minimarket di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan bahwa minimarket tidak boleh beroperasi selama 24 jam di masa pandemi, dimanfaatkan oleh para pelaku.

"Sasarannya adalah tempat-tempat minimarket, minimarket yang kita ketahui bersama tidak lagi 24 jam sekarang dan seperti di Jaktim ini dikasih batasan sampai jam 22.00 WIB. Lepas dari itu mereka coba bermain," tuturnya.

Hal ini membuat jajaran kepolisian meningkatkan kewaspadaan. Polda Metro Jaya dan jajaran Polres hingga Polsek meningkatkan patroli untuk mencegah gangguan kamtibmas selama masa pandemi.

"Dengan kesigapan dari anggota Polres Jaktim, Polsek dan Polda Metro Jaya karena memang sudah diinstruksikan patroli dengan sekala besar," tuturnya.

Atas kesigapan polisi dalam melakukan patroli, beberapa komplotan berhasil ditangkap polisi. Salah satunya, komplotan yang merampok minimarket di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (16/4).

Para pelaku sudah melakukan aksi perampokan di minimarket sebanyak lima kali dalam kurun waktu satu bulan di wilayah Jakarta Timur.

"Satu bulan di lima TKP, ada dua TKP kecamatan Makasar kemudian satu Kramat Jati dan satu lagi di Jatinegara, semua sasaran minimarket Alfamart dan Indomaret, dasarnya itu dalam waktu satu bulan, ini kali ke lima yang kemudian ketangkap," katanya.

Dalam kasus ini, polisi menembak mati satu pelaku karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap. Selain itu, masih ada satu pelaku berinisial A yang masih buron atau daftar pencarian orang (DPO).

S.Detik

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel