Viral Pemuda Bikin Status Foto Nenek Tidur: Kalau Ada yang Mau Tukar Tambah Motor, Netizen Ngamuk




MARTIRNEWS.COM - Seorang pria berakun Facebook Yosef Jumex mendapat cacian netizen setelah memasang status foto nenek tidur di emperan toko.

Netizen dibikin geram dengan ulah Yosef Jumex.

Mereka kompak memaki dan melaknat Yosef Jumex setelah melihat status Facebook yang dipasangnya Selasa (14/4/2020) malam.

Dalam status itu si Yosef Jumex mengunggah foto seorang nenek tertidur di emperan toko.

Foto dilengkapi caption bernada guyon hinaan.

"Bilih anu peryogi tuker tambah sareng motor," tulis pria asal Tasikmalaya itu dalam bahasa sunda.

Jika diartikan dalam  bahasa Indonesia, kalimat Yosef Jumex berarti kalau ada yang minat silakan tukar tambah sama motor.

Kalimat Yosef Jumex itu ditanggapi para netizen terkesan menghina si nenek.

Postingan itu mendapat caci maki sekaligus diviralkan netizen.

Selang beberapa saat, akun  Yosef Jumex dibanjiri komentar pedas dan hujatan netizen.

Lewat tengah malam, Rabu (15/4/2020) sekitar pukul 01.00, Yosef Jumex kembali membuat video.

Ass.. Saya mau minta mp atas postingannya saya sebelumnya, saya berjanji g akan mengulangi perbuatan tersebut atau yang melanggar hukum lainnya

Video itu direkam seseorang, memperlihatkan Yosef Jumex sedang berada di kantor polisi Tasikmalaya.

Yosef Jumex tampak berdiri diapit dua pria berpakaian sipil dan masker.

Dalam video itu Yosef menyampaikan permohonan maaf karena sudah menghina nenek yang dipotret sedang tidur di emperan toko tadi.

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, kepada seluruh warga Indonesia, terutama kepada ibu yang saya upload fotonya di akun Facebook milik saya pribadi, yang membuat resah seluruh rakyat Indonesia."

"Saya tidak bermaksud dan bertujuan untuk merendahkan ibu tersebut, hanya saya cuma bercanda tetapi keterlaluan."

"Saya menyesal atas perbuatan yang saya lakukan, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang tercela atau yang melanggar hukum lainnya."

"Sekali lagi saya minta maaf, atas kekhilafan saya yang saya lakukan, Wassalam," tandasnya bersuara tergetar.

Video permintaan maaf pun tak luput dari celaan netizen.

Para warganet itu memviralkan sekaligus berbondong-bondong memaki postingan Yosef Jumex.

Jasmine Haya: Lu mending di penjara aja, lagian di bebasin juga gak akan memperbaiki nama baik lu. Nama baik lu udah kecoret sama diri lu sendiri dan harus nya lu jangan minta maaf ke kita, lu minta maaf ke orang tua lu yang udah lu jual demi motor. Lu basuh kaki nya terus lu minum air basuhannya biar lu sadar lu dilahirin ke dunia ini tuh berat woy. Gak semudah orang tua lu bikinnya.

Saul: Didoakeun ku aing dijero bui tangkorak sia disiksa aminn.ulah bebas jelma kos tangkorak sia mh..

Wirat: selera humornya rendah sampai sampai menjatuhkan harga diri orang buat jadi bahan lawakan

Ling Lung: Mnta hampura na k ibu nu tadi Da pasti na keluarga ibu nu tadi mh  nyeri hate pisan

Bang Yan: Senakal" na aing se baong" na aing,aing can pernah cigah sia merendah kuen kolot,sia teu mekir nu sia anggap goreng atau kumaha oge angger w kolot nu ngebijil kuen sia di dunia ie meren sia anggap sia teh jagoan cik mikir atuh mun hyg viral hyg terkenal cari bakat nu hade di mata batur,lain kitu mun dulur aing w ges di podaran sia,mun ges di penjara cerik kekarek minta Maaf..

Lhux Tea: aduh raos minta maaf k dieu heula kasep eta raray sareng biwir urang hamplas heula..goblog sia anjiiing..

Anwar SyaBan: Percuma menta hampura oge ges tercoreng ,era siah panggih jng anu wawuh atawa jng dulur sia,ges goreng kasebutna d harepen umum

Evi Novianti Gelo: si Mamang anu ngajieun status,otak dimana otak mang,kumha Mun anjeun ke ai ges aki2 bau cangkudu buruk terus dikitukeun ku Batur,emangnya maneh daek,emang ai mamang teh erek megar erek salawasna ngora,can puguh can karuhan. Ke mneh kolot kumaha boa lebih ti eta,ulah mentang2 KER ngora asa aing we,punten sakali deui otak sarng hate mamang th di angge ulah di istirahatkeun wa

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel