Dian Sastro 14 Tahun Lalu Masuk Islam, Ternyata Begini Perjalanan Rumah Tangganya dengan Suami Hingga Kata Sang Ibu



MARTIRNEWS.COM - Dian Sastro Wardoyo merupakan artis yang membatasi aktivitas perannya pada dunia film layar lebar

Hampir tak ada namanya di dunia acting layar kaca atau FTV, hal menunjukan kelas sosok cantik bintang Film Ada Apa dengan Cinta  AADC yang begitu fenomenal tersebut

Dia Dian Sastro tahun 2006 memutuskan masuk islam atau mualaf. Keputusannya tersebut sempat mengejutkan panggung hiburan namun ia mendapat dukukungan luas dari para penggemarnya

Bahkan sang ibu yang berdarah Minahasa pun memberi suport padanya

Kini kehidupan harmonis dijalani bersama sang suami, bahkan hampir tak pernah ada rumor mengenai rumah tangga mereka

 Sepuluh tahun adem ayem berumah tangga, Dian Sastro menyebut bahwa terkadang drama membuat suasana lebih berbeda.

Mengucapkannya dalam konotasi positif, ‘drama’ menurut Dian Sastro bisa berfungsi untuk melihat sejauh mana pasangan kita bersikap romantis

Rumpi bersama Ayu Dewi di kanal Youtube MrsAyuDewi, Dian Sastro bercerita tentang kisah rumah tangganya yang jauh dari kata romantis.

Hanya berbeda pendapat dalam masalah sepele seperti pilihan film yang bisa ditonton bersama, Dian mengaku tak pernah memperumit masalah.

Walaupun memang di tahun-tahun pertamanya menikah, dirinya sempat kesal dengan sikap sang suami yang tidak satu selera dengannya.

Sering berkompromi, pada akhirnya Dian dan sang suami pun tak pernah marahan.

Akan tetapi di balik harmonisnya komunikasi dengan sang suami, ternyata Dian Sastro menganggap bahwa drama dalam rumah tangga itu membuat manis suatu hubungan.

“Tapi jujur aja ya, sebenarnya ‘drama’ itu manis ‘bo, ‘drama’ itu gemes ya gremet-gremet jaman pacaran, ya kan?”

“Romantis itu ‘drama’, masalahnya gue ama Indra terlalu gak ‘drama’ kan, terlalu lempeng jadi kayak ‘kita tuh romantis gak sih?’ kita emang seneng gak pernah apa tapi kayak gremet-gremet nonton korea itu ih enggak, jadi yaudah adem ayem aja gitu,” kata Dian dikutip Grid.ID, Rabu (6/5/2020).

Saking lempengnya, sang suami tak pernah menyebut kecantikana Dian yang dipuja-puji oleh kaum adam di Indonesia.

“Aku tuh pingin (dibilang cantik), aku bilang ‘aku tuh pingin diomongin aku tuh cantik dikit aja’ banyak loh netizen yang bilang aku cantik tapi suami sendiri jarang sekali ngomong gitu,” ujar Dian.

“Terus dia dengan muka lempengnya ‘really? Lo mau gue ngomong gitu?’ Hahah Terus gue ngeliat muka dia ‘yaudah deh gak usah gak usah lupain lupain’ jadinya juga gak bakal convincing juga, udah lupakan,” tambahnya.

Dibalik kelempengannya tersebut, Dian justru ingin merasakan drama-drama lucu dalam keluarganya untuk mempermanis hubungannya.

Akan tetapi jika melihat lagi secara keseluruhan Dian hanya bisa bersyukur karena sudah memiliki suami yang baik.

Sadar para pria di realita keseharian mereka tak akan seromantis dalam film, Dian dan Ayu sepakat untuk sekedar menikah dengan pria baik saja adalah satu karunia.

“Gue udah tahu fakta (cowok romantis) itu sebelum gue kawin sih. Jadi gue kayak ‘ya Allah dia mau ama gue aja udah alhamdulillah ya ‘bo’.”

“Jadi gue udah gak pake drama-drama karena gue udah lumayan tahu hidup tuh sekeras itu, dan di kehidupan nyata tuh cowok itu gak kayak di film-film, jadi apa ya dapet yang bener, baik ya alhamdulillah yaudah gak neko-neko, gak macem-macem,” tutup Dian.

Dian dan sang suami, Maulana Indraguna Sutowo, diketahui resmi menikah pada tahun 2010.

Akan merayakan usia pernikahan yang ke sepuluh pada bulan Mei, kelurga kecil Aktris yang memulai karirnya sebagai model ini jarang diberitakan isu tak sedap.

Setelah menjalani sepuluh tahun pernikahannya, Dian dan Indra telah dikaruniai dua orang anak, yakni Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratna Sutowo.

Inilah Permintaan Ibu Dian Sastro saat Putrinya Ingin Jadi Mualaf

Toleransi ditunjukkan keluarga artis Dian Paramita Sastrowardoyo yang populer dikenal melalui nama Dian Sastrowardoyo atau Dian Sastro (35).

Dian Sastro terlahir sebagai seorang non-muslim, namun saat dewasa dia pindah dan memeluk agama Islam.

Dian Sastro terlahir sebagai seorang non-muslim, namun saat dewasa dia pindah dan memeluk agama Islam.

Kakeknya, Prof Sunario Sastrowardoyo adalah tokoh muslim yang menikah dengan wanita non-muslim asal Minahasa, Sulawesi Utara.

Sunario merupakan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah di Jakarta, dan mantan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga di Yogyakarta.

Walau kakeknya muslim, orangtua kandungnya non-muslim.

Putri pasangan Ariawan Rusdianto Sastrowardoyo dan Dewi Parwati Setyorini ini dikabarkan mengucapkan kalimat syahadat pada tahun 2006 saat peringatan Isra Mi'raj.

Dia mulai memeluk Islam empat tahun sebelum menikah dengan Maulana Indraguna Sutowo.

Akad nikah keduanya berlangsung, 18 Mei 2010.

Sempat beredar rumor jika pernikahanlah mendorong bintang film Ada Apa Dengan Cinta? tersebut menjadi mualaf.

Namun, dibantah pihak Dian Sastro.

Keputusan menjadi mualaf bukan karena pernikahan, melainkan pilihan hati, saat itu.

"Yang membuat aku memilih Islam karena aku ingin berserah diri dan pasrah kepada Allah,” ujar Dian Sastro dalam sebuah kesempatan saat menceritakan pengembaraan dirinya.

Keputusan Dian Sastro untuk menjadi seorang mualaf ternyata mendapat dukungan penuh dari sang bunda

Dan bahkan ibundanya meminta agar Dian Sastro khatam Alquran sebelum melangsungkan pernikahan dengan Indraguna.

Hal itu diceritakan Dian Sastro melalui akunnya pada Instagram sebagai caption foto di atas.

"Khataman Qur'an dan pengajian sebelum akad.."

"Mama aku yang Katolik benar benar supportif dan mendukung aku untuk khatamin Qur'an sebelum menikah.."

"Dia bahkan ikut terharu pas aku melafalkan ayat ayat juz amma di akhir pembacaan Qur'an, dia tau usaha aku yg les ngaji terus terusan demi bisa selesai sebelum nikah."

"Mama aku selalu supportif dengan pilihan spiritual aku, kata mama: agama apapun yang kamu pilih boleh saja asal harus dengan satu syarat: harus benar benar taat dan khusyuk kalo lagi ibadah!!!"

"Moral of the story is apapun agama kamu, pastikan itu hubungan mu sendiri dengan Yang Maha Kuasa.."

"Dan yang pasti alhamdulillah di keluarga aku walaupun berbeda beda tapi kita semua tetap saling menghormati dan saling cinta.."

"I love my mom and I'm so grateful about having her as my mother #bhinekatunggalika #toleransiberagama #indonesiaitubhineka," demikian ditulis ibunda dari Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo tersebut.

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel