Erick Thohir Copot Dirut PGN



MARTIRNEWS.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencopot Gigih Prakoso sebagai Direktur Utama PT PGN Tbk (PGAS). Kursi Dirut PGN ditinggalkan Gigih diisi oleh Suko Hartono.

Perombakan direksi ini merupakan hasil rapat umum pemegang saham tahunan hari ini, Jumat (15/5/2020) mulai pukul 14.00 WIB.

Gigih Prakoso memimpin PGN sejak 10 September 2018. Saat itu, Gigih menggantikan  Jobi Triananda sebagai Diretktur Utama.

Sebelum menjadi Dirut PGN, Gigih pernah duduk sebagai Direktur Manajemen Investasi dan Risiko PT Pertamina (Persero) sejak Agustus 2017.

Agenda perubahan susunan direksi PGN sebelumnya terjadi pada 30 Agustus 2019. Saat itu, Gigih tidak masuk daftar yang dicopot oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Belakangan, kinerja keuangan PGN tidak begitu membahagiakan. Misalnya saja merujuk pada laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk. pada kuartal I/2020 diproyeksi berlanjut pada tahun ini sejalan dengan risiko rugi selisih kurs dan penurunan volume penyaluran gas akibat lesunya aktivitas manufaktur.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020, emiten berkode saham PGAS itu membukukan pendapatan US$873,8 juta pada Januari-Maret 2020. Raihan itu turun tipis 0,28 persen year-on-year dari US$876,24 juta pada kuartal I/2019.

Pendapatan itu bersumber dari hasil penjualan gas sebesar US$693,4 juta, penjualan minyak dan gas US$76 juta, transmisi gas dan minyak US$70,4 juta, dan pendapatan usaha lainnya sebesar US$33,8 juta.

Di sisi profitabilitas, PGAS mengantongi penurunan laba bersih sebesar 26,26 persen yoy menjadi US$47,77 juta pada kuartal I/2020. Adapun, EBITDA perseroan pada kuartal I/2020 mencapai US$260,8 juta.

Sumber: bisnis.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel