Heboh Sosok Keluarga Tidak Mampu Di NTT Ini Tegas Tolak Bansos Pemerintah Jokowi, Tuhan Kasih Saya 10 Jari untuk Usaha



MARTIRNEWS.COM - Seorang ibu dari keluarga miskin di Nusa Tenggara Timur atau NTT mendadak viral.

Pasalnya, ibu yang masuk kategori keluarga miskin ini menolak bantuan sosial atau bansos yang diberikan Pemerintah Jokowi melalui Kementrian Sosial atau Kemensos.

Diketahui, Pemerintah Jokowi kerap membagikan sembako atau bansos kepada warga miskin yang terdampak Virus Corona atau covid-19.

Sebuah video menampilkan seorang wanita paruh baya di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak bantuan yang diberikan pemerintah kepadanya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @baliaman berdurasi 2 menit 18 detik tersebut nampak wanita yang diketahui bernama Salomi itu didatangi oleh petugas dari Kementerian Sosial.

Berulang kali dibujuk petugas, Salomi tetap enggan menerimanya.

Alasannya, lantaran dirinya merasa masih mampu berusaha sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Saya harus usaha sendiri.

Tuhan sudah kasih saya 10 jari dipakai untuk usaha.

Itu yang saya tidak mau, tidak ada alasan lain," kata Salomi.

Akhirnya, petugas pun menerima keputusan Salomi dan hanya memberikan masker padanya

Dilansir oleh Kompas.com, Koordinator Daerah Kabupaten Alor untuk Program Sembako, Nazamuddin Syain, membenarkan adanya penolakan bantuan sembako oleh warga Alor.

Nazamuddin menyebutkan, dirinya yang turun langsung dan bertemu dengan Salomi Malaka.

Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 28 April 2020 sekira pukul 15.42 WIB.

"Betul, dalam video itu saya yang berbicara dengan lbu Salomi. Itu pada tanggal 28 April 2020, sekitar pukul 15.42 Wita," ujar Nazamuddin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (1/5/2020) siang.

Nazzamudin menjelaskan, awalnya dia bersama perangkat Desa Lembur, tenaga kesejahteraan sosial Kecamatan Alor Tengah Utara, pendamping PKH Alor Tengah Utara, dan juga petugas Bansos dari Bank BRI, mendatangi kediaman Salomi Malaka.

Kedatangan mereka untuk mendistribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Desa Lembur.

Kartu itu merupakan bantuan sembako dari pemerintah melalui Kementerian Sosial RI.

Dari sekian banyak nama yang ada, beberapa orang tidak hadir untuk mengambil KKS ini termasuk Salomi.

"Akhirnya kami datang dan bertemu dengan Ibu Salomi untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait program sembako di tengah pandemi Covid-19," jelas Nazamuddin.

"Kami sempat memaksakan beliau untuk memanfaatkan bantuan ini.

Namun, beliau secara tegas tetap menolak," sambungnya.

Akhirnya para petugas hanya bisa memberikan masker untuk Salomi agar digunakan ketika berkebun atau keluar rumah untuk belanja kebutuhan pokok.

Nazamuddin mengatakan, Salomi adalah ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak.

Sedangkan suaminya bekerja sebagai petani.

Mereka masuk kategori keluarga miskin di Kabupaten Alor.

Karena bantuan itu telah ditolak, maka secara administratif pihaknya akan membuat dalam bentuk berita acara pengembalian Kartu Keluarga Sejahtera ke Direktorat

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel