Adhie Sentil Jokowi Tak Ucapkan ke Djoko Santoso : TNI Cuma Tulang Berserakan




MARTIRNEWS.COM - Jagad maya kini ramai bicarakan sikap Presiden Jokowi yang tak mengucapkan belasungkawa ke Djoko Santoso.

Padahal Djoko Santoso adalah mantan Panglima TNI di Republik ini.

Sikap itu setidaknya berbeda dengan apa yang dilakukan Jokowi pada dua selebriti beken Didi Kempot dan Glenn Fredly.

Atas sikap ini, tak heran jika kemudian publik menjadi bertanya-tanya.

“Publik heran, tak ada ucapan duka cita Presiden Jokowi atas meninggalnya mantan Panglima TNI Djoko Santoso, beda pada saat artis meninggal,” sindir akun Mas Piyuuu via Twitter.

Hal senada juga disampaikan akun Mey Rianti di media sosial Facebook. Dia lalu menyinggung, apakah lantaran Djoko Santoso bukan pendukungnya sewaktu capres dahulu, dan justru ada di pihak berseberangan dengannya.

Sekadar diketahui Djoko Santoso beberapa waktu lalu adalah mantan Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

“Seorang Jenderal TNI meninggal dunia tak ada satu pun ucapan duka cita dari Jokowi. Coba kalau pendukungnya, pasti terdepan ucapannya,” kata dia.

Sementara itu, aksi Jokowi yang tak ikut belasungkawa untuk Djoko Santoso turut mendapat perhatian dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi.

Dia pun kemudian menyinggung masyarakat untuk tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Sebab, sejatinya TNI memang lebih dekat pada rakyat.

“Jajaran TNI memang lebih dekat dengan rakyat. Biarkan tetap begitu. Tak perlu sedu sedan itu, kata Chairil Anwar,” ujar Adhi disitat di Twitter pribadinya.

Lebih lanjut, Adhie Massardi menukil penggalan puisi karya Chairil Anwar berjudul “Karawang-Bekasi”. Di mana petikan itu menggambarkan kondisi TNI yang sebenarnya.

“Kami cuma tulang-tulang berserakan, tapi adalah kepunyaanmu, kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan,” katanya.

Sumber: hops.id

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel