Sebut Agama Hasil Teori Konspirasi, Jerinx Tantang Ahmad Dhani

foto: wowkeren

MARTIRNEWS.COM - Musisi asal Bali, Jerinx terus menyerang orang yang berseberangan pendapat dengannya mengenai teori konspirasi.

Ia kini menantang pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani untuk berdebat dengannya perihal agama adalah hasil dari teori konspirasi.

Tantangan itu dilontarkannya melalui unggahan di Instagramnya pada Jumat, 8 Mei 2020.

Ia melakukan foto tangkap layar akun Instagram Dhani dan menuliskan tantangannya.

"Saya menantang anda @ahmaddhaniofficial untuk diskusi tentang konspirasi di live IG. Bagaimana Mas," tulis drummer Superman Is Dead itu.

Unggahan itu semula ia unggah di feed Instagramnya tapi entah kenapa dia hapus. Hanya saja, Jerinx membiarkan tantangan itu ia biarkan di Instagram Storynya.

Tantangan Jerinx SID ini bermula dari tanggapan Ahmad Dhani di akun Youtubenya, Video Legend pada Jumat subuh, 8 Mei 2020.

Dhani menanggapi pernyataan Jerinx saat tampil menjadi bintang tamu Aiman Witjaksono pada Rabu, 6 Mei 2020.

Saat itu, Aiman mempertanyakan alasan Jerinx menyebut bahwa Covid-19 adalah hasil teori konspirasi.

Alih-alih menjawab langsung, Jerinx menyenggol soal agama juga merupakan hasil teori konspirasi.

"Agama itu salah satu teori konspirasi juga karena tidak ada bukti-bukti sains. Ini perlu agar orang tidak menyebut teori konspirasi itu hal yang halu. Kalian tidak bisa standar ganda bilang teori konspirasi itu halu sementara kalian percaya agama yang buktinya juga belum ada, baru katanya kan."

Pernyataan inilah yang hendak dikoreksi Dhani.

"Apa yang diutarakan Jerinx itu bukan hal yang baru, saya gak kaget apa yang dia bilamg, bahwa ada kelompok bilang agama itu bagian dari teori konspirasi, dari abad yang lalu sudah ada," ujar ayah lima anak itu.

Dhani menuturkan, lantaran ada yang belum belajar, maka menilai bahwa pernyataan Jerinx soal agama teori konspirasi itu merupakan sesuatu yang baru.

"Seolah, itu hasil olah pikiran original dari Jerinx, padahal itu udah lama," katanya.

Ahmad Dhani juga mempertanyakan tujuan Jerinx mengatakan agama adalah bagian dari teori konspirasi di media sosial.

 "Perlu ditanya tujuan dia ngomong itu apa. Kalau dihubungkan dengan Covid-19, itu kan barang baru. Sementara agama itu barang lama," katanya. "Jadi, menggabungkan agama dengan Covid-19 itu kurang cocok."

Sumber:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel