Sempat Viral, Driver Ojol Ini Minta Maaf soal Parodikan Video 'Kami Capek'



MARTIRNEWS.COM - 
Baru-baru ini viral video sejumlah ojek online (ojol) yang memparodikan video tenaga medis 'Kami Capek' dan 'Indonesia Terserah' menjadi perbincangan di media sosial.

Para ojol menyebut tidak sepakat dengan aksi sejumlah tenaga medis itu. Sebab, mereka disebut telah digaji dan mendapat tunjangan tinggi.

Dengan hal itu, paramedis dianggap memang harus melakukan tugasnya. Akan tetapi, setelah viral, video parodi itu pun menuai kecaman dari sejumlah warganet.


Oleh karena itu, pria yang berperan dalam video tersebut mengklarifikasi sekaligus meminta maaf terkait video itu.

Dengan memakai buf masker dan atribut ojek online, driver ojol tersebut meminta maaf karena tidak bermaksud menyinggung profesi tenaga medis.

"Saya atas nama pribadi dan rekan-rekan yang ada dalam video itu mohon maaf sebesar-besarnya atas kelakuan dan ucapan saya. Khusus rekan-rekan medis, ojol, dan orang yang tersinggung, saya minta maaf karena itu hanya sebatas spontanitas," ucap pria tersebut.

Menurutnya, video itu murni hanya sebatas spontanitas semata dan bukan untuk menjelek-jelekkan tenaga medis.

Selain itu, ia pun menyebut, bahwa mereka membuat video tersebut akibat sepinya orderan pada saat itu.

Oleh karena itu, mereka pun memutuskan utuk membuat video parodi 'Indonesia Terserah' dan 'Kami Capek'. Akan tetapi, video itu disebut hanya sebatas hiburan dan bukan untuk membuat gaduh.

"Kami dari pagi sampai sore orderan sepi karena hanya dapat satu atau dua orderan. Sehingga saya punya inisiatif untuk mengeluarkan candaan agar suasana tidak tegang, hanya itu tidak ada hal lain," ucapnya lagi.

Walau menganggap video parodi tersebut hanya sebatas candaan. Namun, warganet hingga saat ini masih terlihat kesal melihat video tersebut.

"Kan ujung-ujungnya minta maaf juga," tulis @maulanaakbar5120.

"Gitu doang ternyata, udah bisa ditebak ending-nya," lanjut @syurrnyoss.

"Makanya gunakan akal sehatmu mas bro," timpal @antoseman231173.

Sumber: kumparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel