Tak Sesuai Fakta, Pengamat UI Sebut Anies Berbohong ke Media Asing

foto: kompas

MARTIRNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sejumlah keluhannya terkait penanganan pandemi covid-19 di Jakarta kepada media sing asal Australia beberapa waktu lalu.

Keluhan Anies tersebut langsung bikin heboh, karena sebagiannya terkait dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan.

Namun, apa yang disampaikan oleh mantan Mendikbud itu dinilai oleh Pengamat komunikasi Politik Ari Junaedi.

Menurutnya, Anies berbohng, karena apa yang disampaikannya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

"Kalau saya malah melihat apa yang disampaikan Anies ke media asing sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang ada," katanya seperti dikutip dari jpnn.com, Kamis (14/5/2020).

Lebih lanjut Ari menjelaskan bahwa narasi-narasi yang dibangun Anies dalam waawncara tersebut seolah-olah menggambarkan kehebatannya dalam memimpin DKI Jakarta.

Padahal, kata dia masih banyak kekurangannya, seperti data yang kurang akurat.

"Padahal, jika disandingkan antara setiap pernyataan Anies dengan fakta yang ada, publik akan bisa menilai sendiri. Ambil contoh soal data kematian di DKI yang tidak sinkron dengan data yang dimiliki pemerintah pusat," jelasnya.

Dosen yang mengajar di Universitas Indonesia itu lebih lanjut menyoroti data tersebut. Dia mengatakan, Anies berkilah datanya dari dinas pemakaman dan pertamanan DKI Jakarta.

Dimana, kata dia data tersebut tidak berbasis hasil uji COVID-19 yang sahih melalui uji swab dan PCR.

"Sementara data kematian akibat covid-19 dari Kementerian Kesehatan itu berasal dari uji swab dan PCR," katanya.

Hal yang sama juga terkait laboratorium uji sampel pasien, dimana kata dia Pemprov DKI Jakarta terkesan belum siap.

Kenyataan itu berbanding terbalik dengan pemerintah pusat yang sudah menyiapkannya di Balitbangkes Kemenkes.

"Itu belum data soal bansos yang karut marut. Jadi, kesannya itu Anies menarasikan di media asing kalau pemerintah pusat tidak becus menangani covid-19, sementara Anies ingin menunjukkan antisipatifnya terhadap wabah corona," tutupnya.

Sumber: law-justice.co

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel