'Balonku' Disebut Tanamkan Kebencian, Tagar #LaguAnakMurtad Jadi Trending



MARTIRNEWS.COM - Media sosial Twitter ramai memperbincangkan tagar #LaguAnakMurtad. Tagar tersebut bahkan masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Jumat (12/6) malam.

Rupanya, tagar tersebut menjadi ramai karena video potongan dakwah salah seorang ustaz yang viral.

Dalam video singkat tersebut, sang ustaz menjelaskan bahwa lagu anak-anak seperti "Balonku" dan "Naik ke Puncak Gunung" sebenarnya menanamkan kebencian terhadap Islam.

Video tersebut juga turut dibagikan oleh komedian Arie Kriting. Dalam video tersebut, tertera nama Ustaz Zainal Abidin dalam keterangannya.

"Anak-anak kecil sejak umur TK saja sudah dilatih untuk benci Islam. 'Balonku ada 5, rupa-rupa warnanya', yang meletus balon apa? Hijau. 'Hatiku sangat kacau...', lho Islam itu bikin kacau saja," ujar pendakwah tersebut. "Tinggal 4 pegang erat-erat. Apa? Merah, kuning."

Selain itu, ustaz tersebut juga menyinggung soal lagu "Naik ke Puncak Gunung". Ia menyebut bahwa lagu itu membenarkan ajaran Kristen.

Twitter/@Arie_Kriting

"Apalagi nyanyi yang jelas-jelas mengajak untuk membenarkan ajaran Kristen. 'Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali. Kiri, kanan'," ujarnya sambil menggerakkan tangan dari kiri ke kanan. "Lalu lihat Messi ketika berhasil menembak bola. 'Ku lihat saja, banyak pohon...' Apa? Kenapa cemara? Padahal di Sumatera banyak pohon sawit, apalagi di Jawa (banyak pohon) pisang."

Menurut ustaz tersebut, pohon cemara yang terdapat dalam lirik lagu anak-anak tersebut adalah pohon impor yang aslinya tidak ada di Indonesia. Ia juga menyebut bahwa pohon cemara merupakan simbol perayaan Natal.

Warganet lantas ramai memperbincangkan video tersebut. Tagar #LaguAnakMurtad pun menjadi trending topic Twitter Indonesia.

Sumber: wowkeren

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel