Hasil Rapid Test Pria Ini Reaktif Hamil, Gugus Tugas: Kami Akui Salah



MARTIRNEWS.COM - Ariyanto Boik (32), warga Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti rapid test.

Di luar dugaan, yang keluar bukannya hasil rapid test Covid-19 melainkan reaktif hamil.

Hal itu membuat keluarga Ariyanto marah dan mendatangi lokasi karantina yang berada di Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao, Sabtu (13/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao Widyanto P Adhy, mengakui ada kekeliruan dalam penerbitan hasil pemeriksaan laboratorium pada Jumat (12/6/2020) malam.

"Hari ini (13 Juni) kita mengakui kesalahan itu dan mengoreksinya dengan menerbitkan hasil pemeriksaan laboratorium yang benar," ujar Adhy saat dihubungi, Sabtu (13/6/2020).

Namun, Adhy enggan menjelaskan bagaimana hasil rapid test bisa keliru.

"Menurut saya tidak penting diberitakan bagaimananya, tapi yang sudah dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan yang sama lagi," ujar Adhy menambahkan.

Agar kesalahan tidak kembali terulang, pihaknya akan melakukan pembinaan dan konsolidasi internal staf, serta penguatan pengawasan.

Sebelumnya diberitakan, Ariyanto Boik, pria asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjalani rapid test saat diisolasi di rumah susun setempat.

Ariyanto merupakan pelaku perjalanan dari area risiko atau.

Di luar dugaan, yang keluar bukannya hasil rapid test Covid-19 melainkan reaktif hamil.

"Tadi kami protes dengan hasil ini dan kami langsung ke tempat karantina dan bertemu dengan penanggung jawabnya," ungkap kakak kandung Ariyanto, Ferdinan Boik, saat dihubungi Kompas.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (13/6/2020).

Sumber: kompas

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel