Kepolisian AS Terancam Bubar, Donald Trump: 'Seharusnya Tak Pernah Terjadi'



MARTIRNEWS.COM - Kematian pria kulit hitam George Floyd memunculkan berbagai gagasan terkait isu rasisme dan kekerasan.

Tak hanya itu, pristiwa tersebut juga termasuk membubarkan departemen kepolisian.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump langsung menolak gagasan terhadap pembubaran polisi.

Dikutip Tribunnews.com dari foxnews.com, hal itu diungkapkan Trump dalam rapat pada Senin (8/6/2020).

Dalam rapat itu, Trump menyebut mungkin departemen kepolisian bisa lebih diperbaiki dengan cara yang lebih halus.

"Kami akan bekerja dan kami akan membicarakan soal gagasan-gagasan yang ada, bagaimana kami bisa melakukannya dengan lebih baik dan bagaimana cara melakukannya, mungkin bisa dengan cara yang jauh lebih lembut," ungkapnya.

Trump menyebut tindakan mantan polisi Derek Chauvin yang menewaskan George Floyd itu seharusnya tidak terjadi.

Namun Trump meyakini memang banyak hal tak pantas untuk terjadi, sehingga ia tidak menyalahkan departemen kepolisian, apalagi membubarkannya.

"Peristiwa seperti yang sudah terjadi seharusnya tak pernah terjadi, dan banyak hal yang seharusnya tak perlu terjadi," ujar Trump.

Trump menganggap tidak mungkin jika AS membubarkan badan penegak hukum di negara itu.

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel