Kritik Anies, Tsamara Amany: Kalau Bikin Kebijakan Jangan Nanggung




MARTIRNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ceroboh karena membuka kembali hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) Sudirman-Thamrin.

Menurut Tsamara, sebaiknya Gubernur Anies mengimbau masyarakat untuk berolahraga di rumah ketimbang membuka CFD. Mengingat, jumlah kasus Covid-19 di Jakarta selalu bertambah setiap harinya.

"Betul olahraga itu penting dan sehat bagi tubuh. Tapi di masa ketika angka Covid-19 masih terus naik, membuka kembali CFD itu ceroboh apalagi kalau tidak bisa memastikan adanya social distancing. Yang harus dilakukan ya menghimbau warga olahraga di rumah / di sekitar kawasan rumah," cuit Tsamara menggunakan akun Twitter @Tsamara_DKI, Senin (22/6/2020).

Bela Faldo Maldini, Tsamara: Apa yang Salah Jika Seseorang Mengejar Jabatan Publik?

Tsamara: Dulu Saya dan Rahayu Saraswati Beda Pilihan Politik, Kini Kita Satu Suara

Tsamara mengimbau semua pihak beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19. Misalnya, lari pagi di sekitar rumah dan tidak perlu ke area kerumunan orang.

"Lari/jalan di kawasan dekat rumah. Bisa 7 minute workout juga. Namanya situasi enggak normal dan krisis, ya olahraganya harus berbeda dan mengikuti situasi yang ada," ujarnya.

Selain itu, Tsamara berharap Gubernur Anies Baswedan lebih cermat dalam membuat kebijakan. Dia menyarankan Anies menutup setengah jalan di Jakarta untuk dijadikan jalur sepeda.

"Kalau bikin kebijakan jangan nanggung. Pak Gub DKI tutup aja setengah jalan & dijadikan jalur sepeda. Sediakan sewa sepeda di mana-mana & subsidi untuk warga kurang mampu. Jadi warga bisa naik sepeda ketimbang naik TransJakarta/MRT yang punya potensi penyebaran lebih tinggi," katanya.

Pada 21 Juni 2020, warga DKI Jakarta dan sekitarnya dapat kembali menikmati hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau CFD pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin setelah ditiadakan sejak 15 Maret 2020.

Sejak Minggu pagi, kawasan CFD pun dipenuhi warga termasuk anak-anak di bawah usia 9 tahun.

Padahal ibu hamil, anak di bawah 9 tahun dan lansia dilarang beraktivitas di area CFD.

Didapati pula warga yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.

Sehingga dari hasil tes cepat yang dilakukan oleh Polri di sekitar area CFD itu terhadap 600 orang, ada 5 orang yang reaktif.

Sumber: akurat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel