Marissa Hutabarat Calon Hakim AS, Warga Taput Bangga



MARTIRNEWS.COM - Marissa Hutabarat, perempuan warga Amerika Serikat mencalonkan diri menjadi hakim di pengadilan New Orleans, sebuah kota di negara bagian Louisiana, Amerika Serikat.

Kabar itu tentu sangat membanggakan marga Hutabarat di seluruh dunia, termasuk di kampung halaman asal muasal marga Hutabarat di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Salah seorang di antaranya Dapot Hutabarat. Menurut anggota DPRD Tapanuli Utara, itu ada kebanggan tersendiri atas kiprah Marissa di luar negeri.

"Usaha Marissa untuk menjadi hakim harus kami semangati sembari berdoa, Tuhan memberkati semoga cita-cita Marissa tercapai. Kebanggaan tersendiri buat kami marga Hutabarat dan tidak terlepas juga Indonesia, Marissa dapat membawa marga Hutabarat ikut berkiprah di kancah dunia," ungkap Dapot Hutabarat ditemui di Tarutung, Taput pada Senin, 29 Juni 2020.

Semoga muncul Marissa-Marissa yang memiliki semangat kompetitor

Dapot juga berharap, ke depan para generasi muda marga Hutabarat bisa menempa diri agar kompetitif di segala bidang di dalam dan luar negeri.

"Kami memiliki harapan ke depan semoga muncul Marissa-Marissa yang memiliki semangat kompetitor, baik di kancah dunia terlebih di negeri sendiri tanah tumpah darah Indonesia," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Marissa Hutabarat tengah mencalonkan diri menjadi seorang hakim di pengadilan New Orleans. Marissa disebut perempuan berdarah Indonesia. Keluarganya sudah lama bermukim di Amerika Serikat. Ayahnya seorang dokter gigi.

Nama Marissa pun viral setelah pemilik akun @BruceEmond membagikan foto selebaran yang diterimanya melalui Twitter.

"Horas! Terkejut lihat kotak pos dengan flyer kampanye MARISSA HUTABRAT, calon hakim di ... New Orleans!," cuit Bruce.

Bruce sempat mengunggah foto selebaran kampanye Marissa. Ia mengaku bangga dengan Marissa. Karena ada orang berdarah Indonesia meski tidak harus WNI namun tinggal di luar negeri, sudah cukup membanggakan nama Indonesia.

Marissa disebut mendapatkan gelar hukum dari fakultas hukum Loyola University New Orleans pada 2010, dan kini bekerja di firma Glago Williams, LLC, yang berfokus melindungi masyarakat dalam kasus kecelakaan lalu lintas, malapraktik medis, serta perselisihan asuransi.

Dalam kampanye untuk pencalonan itu sendiri, Marissa di akun Facebook marissaforjudge dan situs marissaforjudge.com menyebut bahwa pemungutan suara awal untuk pencalonan dimulai sejak 20 Juni hingga 4 Juli 2020. Kemudian untuk hari pemilihan digelar 11 Juli 2020.

Sumber: tagar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel