Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Denny Siregar “Semprot” Gubernur Sumbar Kader PKS

foto: tagar

MARTIRNEWS.COM - Menjaga toleransi beragama saat ini merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas suatu negara.

Namun ada kejadian yang cukup menarik saat ini saat salah satu Gubernur Sumbar dari PKS yang melayangkan surat keberatan kepada Menkominfo terkait Injil berbahasa Minang, padahal ini sebuah hal biasa, bahkan ini sebuah lompatan yang cukup menarik, di beberapa negara juga ada injil berbahasa daerah bahkan berbahasa arab kenapa harus dipermasalahkan?

Urusan keyakinan adalah urusan private yang juga dilindungi oleh undang-undang negara.

Salah satu pegiat medsos Denny Siregar membuat sebuah tulisan yang cukup menarik untuk menanggapi masalah ini, berikut tulisannya:

Mau ngakak baca berita Gubernur Sumbar surati Menkominfo, supaya hapus aplikasi Injil berbahasa minang.

Awalnya gua kira hoax, eh ternyata beneran sesudah ada media online yang mengangkatnya. Lucu juga. Padahal kalau mau ketik “alkitab bahasa minang” di Playstore, muncul deh alkitab bahasa-bahasa lain selain Minang. Ada yang melayu Ambon, ada yang Minahasa dan lain-lain.

Lah, terus kenapa kalau ada Alkitab bahasa Minang? Takut orang Minang murtad dan pindah agama ke Kristen? Kalau gitu, protes juga dong, minta Menkominfo hapus “Arabic Bible” juga karena bahasanya mirip Alquran.

Harusnya pak Gubernur ini bangga, bahwa bahasa Minang dikenal dan dimasukkan dalam aplikasi Injil. Siapa tahu orang Kristen jadi tertarik untuk belajar bahasa Minang. Itu kan promosi budaya Minang? Mikir ko terbalik sih.

Karena lucu dan aneh itu, saya jadi tertarik untuk liat latar belakang Gubernur Sumbar ini. Eh, ternyata dari PKS, sodara2. Hihi, ya gak heran. PKS emang gitu, suka yang bukan bukan..

Yang menarik juga, Sumbar tahun ini ada Pilkada. Meski tidak mungkin mencalonkan lagi karena sudah 2 periode, tapi pak Gub sedang sibuk mencalonkan jagoannya. Apa mau giring sentimen agama lagi nih, pak, supaya bisa dapat suara banyak? Gayanya kok ya itu itu aja, gada perkembangan..

Mbok ya berita dari Sumbar itu tentang prestasi Sumbar kek, atau Sumbar go internasional kek. Bikin bangga. Masak Gubernur ngurusin kelas aplikasi segala..

Tapi ngomong-ngomong, kok jadi laper ya? Apa karena teringat nasi padang? Aduhh.. bahaya. Mau seruput kopi juga dah malam..

Mending baca-baca berita kalau Sumbar itu ternyata banyak LGBTnya ya. Mereka ternyata bukannya jadi murtad, tapi jadi melambai. Lebih keren mana kira-kira? Ah, pak Gub pak Gub. (ARN)

Sumber: arrahmanews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel