Nyinyiri Foto Kyai Pakai APD, Warganet Diserbu Komentar Menohok



MARTIRNEWS.COM - Seorang pengguna akun Twitter menjadi bulan-bulanan warganet usai menuliskan komentar pedas kepada foto kyai yang memakai alat pelindung diri (APD).

Peristiwa itu terjadi saat pengguna akun Twitter @hidayatIDK membalas cuitan @NUgarislucu belum lama ini.

Dalam unggahan tersebut, ditampilkan foto kolase dua pemuka agama yang terlihat mengenakan pakaian serba putih dan face shield atau pelindung wajah dalam sebuah acara.

Seorang pemuka agama dalam foto itu dikenali sebagai Pengasuh Pondok Lirboyo KH Anwar Manshur.

"Tauladan," demikian bunyi caption @NUgarislucu seperti dikutip Suara.com, Rabu (10/6/2020).

Unggahan tersebut lantas dikomentari oleh @hidayatIDK menggunakan kalimat singkat bernada sindiran menohok.

"Saat iman hilang diganti apa," tulisnya, Senin (8/6).

Tak berselang lama, komentar tersebut nyatanya membuat warganet lain meradang lantaran dinilai menghina kyai.

Walhasil, akun @hidayatIDK mendapat serangan lewat beragam cuitan bernada kecaman.

"Komentarmu sok paling jagoan dan telah merendahkan pengasuh @PonpesLirboyo Kediri," tulis @Kan9Sant**.

"Itu Kyai Anwar Mansur cuy, Lirboyo, berani-beraninya bicara kaya gitu, istighfar," timpal @dum***.

Sementara warganet lain kemudian menuntut permintaan maaf dari akun @hidayatID yang merendahkan kyai.

"Salah pilih lawan nih orang...santri gak kebanyak teriak, tunggu aja himasal bakal bacain yasin di Makassar kalo gak segera minta maaf," balas @cute_na**.

Begitu juga dengan @KromoB***, yang menantang akun tersebut untuk duel setelah tak terima melihat foto pemuka agama dinyinyiri.

"Kritik kui apik lur, tapi mulutmu dijaja jangan suka nyo**. Ayo ketemuan rumahmu di mana. Adu mulut sama aku, nanti kalu udah gak ada solusi, ayo baku hantam tak layani," tulisnya dalam bahsa Jawa.

Namun hasil penelusuran Suara.com, cuitan akun @hidayatIDK telah dihapus setelah menuai beragam kecaman dari warganet meski terlanjur diabadikan.

Sumber: suara

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel