Rocky Gerung Nyatakan Ahok Lebih Pantas Dampingi Anies Baswedan Saat Pilpres 2024



MARTIRNEWS.COM - Pengamat Politik, Rocky Gerung mengungkapkan hal yang mengejutkan.

Ia mengatakan, Ahok sangat cocok mendampingi Anies Baswedan pada Pilres 2020 mendatang.

Rocky Gerung mengatakan, ketidakmungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama atau BTP itu, menjadi lawan Anies Baswedan pada momen politik tersebut.

Yang cocok bagi Ahok, adalah mendampingi Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 nanti.

Akademisi cum aktivis itu mengungkapkan pernyataan tersebut melalui aku YouTube resminya.

"Secara sosiologis tidak mungkin, secara antropologis juga ajaib, secara psikologis semua orang tahu bahwa kekuatan Ahok sebagai pendorong perubahan, tapi bukan sebagai orang yang memimpin, analisis akademik itu agak susah," kata Rocky.

Menurut Rocky gerung, apabila Ahok dipaksakan menjadi kandidat calon di pemilu 2024, maka ada target tertentu oleh para oligarki.

"Kalau dia (ahok) dipaksakan, itu artinya ada target jangka pendek yang hendak dipakai oleh oligarki," kata dia.

"Ada suara gendang yang lebih kuat sehingga Ahok tampil ulang sebagai lagu lama dengan arasemen baru," tambahnya.

Bagi Rocky, yang lebih memungkinkan adalah menjadikan Ahok sebagai pendamping Anies Baswedan.

"Kalau kami berpikir sejak sekarang itu berarti Ahok ditaruh di situ untuk mendamipingi Anies Baswedan," uangkapnya.

Sebenarnya, menampilkan Ahok sebagai kandidat 2024 bukan hal yang tidak perbolehkan, kata Rocky.

"Enggak ada soal. Ahok tetap warga negara yang boleh memakai hak warganegaranya. Ada pendukungnya yang menganggap dia bisa menjadi pemimpin potensial, secara formal enggak masalah," tambahnya.

"Yang jadi masalah itu, ada kasak-kusuknya itu. Begitu mulai kasak-kusuk, orang merasa ada tagihan politik yang belum lunas antara Jokowi dan Ahok melalui oligarki yang mengatur orkestrasi," kaya doa lagi.

Sementara itu, Rocky mengklaim bahwa Anies berbeda dengan Jokowi-Ahok karena memiliki legitimasi yang kuat.

"Bagaimanapun Anies terpilih dalam satu sistem yang demokratis dan dia punya legitimisasi kuat karena dipilih oleh rakyat bukan oleh survei," ujar Rocky.

Rocky bahkan menyarankan ada survei antara khusus membahas Ahok - Anies.

Komentar kritis juga disampaikan Akademisi Rocky Gerung ketika muncul isu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Baru, Indonesia.

Rocky, melalui kanal YouTube miliknya, menyatakan pemilihan Ahok adalah 'bulan madu' Jokowi - Ahok yang disponsori kaum oligarkis.

"Ini bulan madu yang event organizer-nya oligarki, karena itu orang menganggap ada pengetahuan Ahok yang cukup signifikan tentang Jokowi."

Ia menambahkan, "Ada pengetahuan Jokowi tentang Ahok yang di-suplly oleh oligarki tadi, sehingga Ahok namanya tiba-tiba muncul lagi bertebaran dalam banyak isu."

Menurutnya, pemilihan Ahok sebagai Kepala Otorita Ibu kota Baru Indonesia itu, bukan hanya persoalan teknis, karena bisa saja ada sesuatu di baliknya.

"Mungkin ada soal di balik itu, transaksi bisnis mungkin, atau proyek supaya Ahok bisa kembali di papan catur politik nasional," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyak spekulasi yang muncul, karena arah pemerintah saat ini yang dinilainya tidak jelas.

"Itu semua spekulasi, dan ini berlangsung dalam ketidakpastian arah pemerintah," kata dia.

Menurutya, menampilkan Ahok di politik Indonesia cukup berbahaya.

"Ahok berada dalam sebuah kontroversi yang sebagian orang menganggap ada watak yang tidak pas sebagai pemimpin."

Rocky menilai, kembalinya Ahok dalam perpolitikan Indonesia memperlihatkan kaum oligarkis belum berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan.

"Artinya sistem oligarki belum berhasil memeroleh apa yang diinginkan, sehingga satu-satunya cara ya meminta kekuasaan untuk meneruskan semacam agenda atau kurikulum dari olgarkis itu.

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel