Peserta Apel Baca Ikrar Antikomunisme dan Singgung Trisila



MARTIRNEWS.COM - Peserta Apel Siaga Ganyang Komunis yang terdiri dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) islam seperti Front Pembela Islam (FPI), PA 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama membacakan ikrar antikomunisme.
Terdapat lima poin yang menjadi ikrar tersebut.

Satu di antaranya menyinggung Trisila-Ekasila sebagaimana yang termaktub dalam Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Sejumlah poin yang dibacakan oleh Laskar Aliansi Anti-Komunis di antaranya adalah, pertama, bahwa kami akan menjadi pembela agama, bangsa, dan negara; Bahwa kami siap siaga dan menyiapkan diri untuk jihad qital mempertahankan aqidah islam dan melawan kaum Komunis di bawah komando ulama; Bahwa kami siap siaga dan menyiapkan diri untuk menjaga para ulama dari serangan kaum Komunis.

Kemudian, Bahwa kami siap siaga dan menyiapkan diri untuk menghadapi gerombolan Trisila dan Ekasila yang akan menggantikan Pancasila; serta bahwa kami siap siaga dan menyiapkan diri dari serangan operasi intelijen hitam prokomunis.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan apel siaga merupakan tindak lanjut dari upaya untuk menuntut pencabutan RUU HIP dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI. Kehadiran RUU tersebut, menurut dia, justru memecah belah bangsa Indonesia.

"Tuntutan agar dicabut dari Prolegnas. Kami terus bergerak sampai RUU [HIP] dicabut. Kita bukan ingin ditunda atau diganti judul. Kami akan menyiapkan aksi yang jauh lebih besar," kata Slamet di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Minggu (5/7).

Sumber: cnnindonesia

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel