Tegur Penumpang Tak Bermasker, Seorang Sopir Bus Disiksa Penumpang hingga Mati Otak

foto: kompas

MARTIRNEWS.COM - Seorang sopir bus di Perancis dinyatakan mati otak, karena menolak mengizinkan masuk penumpang yang tak memakai masker.

Sumber kepolisian di Bayonne, dekat dengan resor Atlantik di Biarrtiz, menuturkan lima orang ditangkap atas insiden pada Minggu malam (5/7/2020).

Polisi anonim itu menjelaskan awalnya si sopir bus, yang berusia 50-an, mencoba untuk mencegah seorang pria yang masuk tanpa masker.

Si pengemudi yang tak disebutkan namanya juga meminta empat penumpang lain untuk pergi. Sebab, mereka tak memakai penutup mulut dan hidung.

Masker menjadi wajib ketika menaiki transportasi publik di tengah pandemi Covid-19, yang sudah menelan hampir 30.000 nyawa di Perancis.

Dilansir AFP Senin (6/7/2020), tidak terima dengan teguran itu, pelaku memukuli si sopir berulang kali dan menyebabkannya cedera kepala.

Dia dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadar, dengan dokter menyatakan bahwa korban mengalami mati otak Senin waktu setempat.

Polisi bergerak cepat dengan menangkap pelaku yang berusia 30-an pada Minggu, dengan tersangka tersisa dibekuk keesokan harinya.

Layanan bus sempat mengalami keterlambatan karena sejumlah kolega pengemudi itu memutuskan mogok bekerja sebagai protes atas insiden tersebut.

Wali Kota Bayonne, Jean-Rene Etchegaray, turun tangan dengan mendatangi serika pekerja bus dan mencoba menenangkan mereka.

"Kita baru saja menyaksikan perilaku yang kejam serta barbar," tegas Etchegaray seraya meminta agar pelaku dihukum secara adil.

Sumber: tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel