Baru Digali, Liang Lahat Tiba-tiba Keluar Api hingga Buat Penggali Kubur Panik


MARTIRNEWS.COM - 
Bak sinetron azab, liang lahat tiba-tiba mengeluarkan api hingga bikin penggali kubur panik dan histeris. Tak hanya bikin heboh warga sekitar, videonya pun ramai di media sosial.

Video itu dibagikan oleh akun Twitter @hokagege pada Selasa (8/9). Dalam video berdurasi 14 detik tersebut, seorang pria tengah menggali kuburan.

 Dengan menggunakan cangkul, pria itu terkejut karena kobaran api tiba-tiba muncul saat ia tengah menggali liat lahat tersebut.

Lantas, pria yang memakai kaus singlet berwarna putih itu pun tampak berusaha memadamkan api dengan menimbunnya menggunakan tanah. Namun, meski melakukan hal itu, api tersebut tampak tetap tidak padam dan malah muncul api baru.


Tidak diketahui pasti apa penyebab munculnya api tersebut. Namun, penggali kuburan itu terlihat cukup panik saat mencoba memadamkan api. 

Segala cara telah ia lakukan termasuk menimbun dengan banyak tanah agar api tersebut padam.

Akan tetapi, alih-alih padam, api itu malah semakin membesar hingga membuat ia dan tiga orang temannya yang merekam peristiwa tersebut terlihat panik. 

Bahkan, saking paniknya, pria penggali kubur itu meninggalkan cangkulnya dan keluar dari liang lahat tersebut.

"Kuburan siapa, nih? Baru digali udah kelihatan nerakanya," tulis dalam keterangan unggahan.

Namun, semenjak video itu diunggah di media sosial hingga akhirnya viral, sejumlah warganet tidak percaya dengan kejadian tersebut. 

Banyak dari mereka yang justru menganggap hal itu hanya sandiwara belaka.

Selain itu, ada juga yang menganggap kemunculan api di liang lahat itu diakibatkan oleh gas alam yang ada di dekat galian. 

Sayangnya, hingga artikel ini dibuat, belum diketahui pasti di mana dan kapan peristiwa itu terjadi.

"Ini pasti ada penjelasan ilmiahnya kan kenapa jadi gini," ucap @salasalamder.

"Itu seriusan? Btw, orang yang meninggal udah ngelakuin apa aja semasa hidupnya kok sampi gitu," saut @@aaydf_L

Sc:Kumparan 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel