Benarkah Anies Baswedan Jadi 'Boneka' KAMI dalam Keputusannya Soal PSBB?


MARTIRNEWS.COM - 
Koalisi Aksi Menyelamatkan indonesia (KAMI) akhir-akhir tengah menjadi perbincangan.

Di tengah-tengah hangatnya isu KAMI, beredar kabar yang dikait-kaitkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Di Media Sosial Facebook, beredar kabar yang menyatakan bahwa kebijakan Anies soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah intruksi dari KAMI.

Unggahan yang diklaim berasal dari intelijen itu menjelaskan seolah-olah Anies jadi boneka KAMI.

Tak sampai di situ, unggahan tersebut juga menyebut bahwa PSBB dilakukan untuk melumpuhkan perekonomian warga DKI Jakarta, selain agar Indonesia masuk ke 'jurang' resesi pada Oktober 2020.

"Tidak ada adanya pekerjaan, pendapatan cash dan tabungan berakibat pada kemiskinan yang menjadi jadi di DKI sehingga bisa memicu Demo dan penjarahan.

 Bila itu terjadi maka KAMI dan antek kadrun lainnya akan push provokasi kepada rakyat tentang JOKOWI HARUS MUNDUR KARENA GAGAL SELAMATKAN RAKYAT," demikian unggahan di Facebook itu.

Namun dikutip dari Warta Ekonomi dengan judul Benarkah Anies Ikuti Perintah KAMI untuk Rontokkan Ekonomi lewat PSBB Total?, ternyata hal itu tidak benar.

PSBB yang dilakukan Anies itu didasarkan atas peningkatan kasus Covid-19 dalam 12 hari pertama September.

"September memang terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan. Pada tanggal 30 Agustus 2020, kasus di Jakarta mencapai 7.960. Pada saat itu, kita menyaksikan kasus aktif itu menurun," kata Anies.

Tapi memasuki bulan September sampai tanggal 11 atau 12 hari pertama, kasus Covid-19 bertambah 3.864, atau sekitar 49 persen dibandingkan akhir Agustus 2020.

Dengan demikian, dalam rentang waktu 30 Agustus - 11 September 2020, Jakarta telah menyumbang 25 persen angka peningkatan Covid-19 nasional.

Selain itu, PSBB DKI Jakrta itu juga didukung oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Bahkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa ada bebrapa wilayah di DKI Jakata yang msuk zona merah dia mengatakan bahwa Anies menjadi boneka kami itu tidak benar

Sc:pikiran rakyat 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel