Cara Mencetak Kartu Keluarga (KK) Sendiri dari Rumah, Lebih Mudah dan Efesien

Ilustrasi kependudukancapil.jakarta.go.id

MARTIRNEWS.COM - Kartu Keluarga (KK) adalah salah kartu penting yang harus dimiliki warga negara Indonesia.

Jika biasanya mengurus KK sangat repot dan menghabiskan banyak waktu karena harus datang ke kantor Dukcapil maka sekarang tidak perlu lagi.

Bahkan Anda bisa mencetak KK langsung di rumah.

Meski biasanya KK dicetak dalam jenis kertas khusus dan berhologram tetapi kini kamu bisa langsung mencetaknya di selembar kertas biasa.

Walaupun hanya kertas biasa KK Anda tetap memiliki kekuatan hukum.

Hal ini karena kode pemindai berbentuk quick response (QR) di pojok kanan bawah juga tercetak.

Seperti yang diketahui, kode QR adalah tanda tangan elektronik yang menjamin keaslian data dan menjadikannya sebagai ganti tanda tangan.

Anda juga bisa mengeceknya melalui kode QR yang ada di perangkat smartphone Anda dan jangan lupa aktifkan moda pemindai QR di masing-masing perangkat.

Sebelum mencetaknya pastikan Anda sudah menyiapkan persyaratannya.

Syarat Membuat Kartu Keluarga

Surat Pengantar dari RT/RW
Fotokopi e-KTP
Fotokopi Buku Nikah
Jika Anda sudah menyiapkan dan mengurusnya ke Kantor Kelurahan maka Anda bisa mencetak KK sendiri di rumah.

Lalu bagaimana cara membuatnya?

Melansir indonesia.go.id, berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencetak Kartu Keluarga dari rumah:

Pertama, ajukan permohonan pencetakan dokumen kependudukan melalui laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id dan aplikasi layanan kependudukan yang dibuat oleh masing-masing kantor Dukcapil.

Cantumkan nomor ponsel atau alamat email yang bisa dihubungi. 

Ini berguna untuk menerima data dokumen kependudukan yang akan dikirimkan petugas dukcapil dalam bentuk format digital atau Portable Document Format (PDF).

Setelah mengajukan permohonan, petugas dinas Dukcapil kemudian akan memprosesnya. 

Permohonan pelayanan kependudukan yang telah diproses kemudian disahkan melalui mekanisme tanda tangan elektronik (TTE) dalam bentuk pemindai kode QR oleh kepala dinas Dukcapil setempat

Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) akan mengirimkan notifikasi melalui layanan pesan singkat (SMS) dan email dalam bentuk informasi link laman situs Dukcapil dan PDF.  

Bersamaan dengan dikirimnya notifikasi dari aplikasi SIAK, pihak dinas Dukcapil setempat juga akan mencantumkan Personal Identification Number (PIN).

PIN ini bisa digunakan untuk membuka layanan tersebut.

PIN ini bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan kepada pihak lain. 

Jika semua dokumen yang dikirimkan petugas Dukcapil melalui email dalam bentuk PDF sudah kamu terima, periksa kembali data diri di KK tersebut. 

Jika ada kekurangan atau kesalahan data, segera melapor melalui laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id.

Jika data sudah sesuai, maka kamu bisa langsung mencetaknya dari rumah.

Simpan file data digital berformat PDF tersebbut di komputer atau laptop. 

Dengan begitu, kamu bisa mencetak kembali Kartu Keluarga saat diperlukan. 

Itulah cara membuat Kartu Keluarga beserta persyaratan dan cara mencetaknya dari rumah.

s: tribunnews.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel