FPI: Rizieq Pulang ke Indonesia Bulan Maulid, Tinggal Beli Tiket


MARTIRNEWS.COM -
Ketua DPP Front Pembela Islan (FPI) Slamet Maarif mengatakan Habib Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia pada bulan Maulid atau 18 Oktober 2020.

“Doakan (Rizieq Shihab pulang bulan Maulid),” kata Slamet kepada , Senin (19/10/2020).

1. Habib Rizieq tinggal beli tiket pulang ke Indonesia
IDN Times/Vanny El Rahman
Slamet mengonfirmasi informasi Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis saat demo menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Selasa 13 Oktober 2020 bahwa Rizieq tinggal membeli tiket pulang dan memenuhi administrasi untuk pulang ke Indonesia.

“Pencekalan Habib Rizieq sudah dicabut, dan overstay sudah diselesaikan dengan baik, Habib Rizieq tinggal beli tiket dan membayar administrasi untuk kembali ke Indonesia,” kata dia di YouTube FrontTV.

2. Rizieq akan memimpin revolusi akhlak

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

Slamet menjelaskan, kembalinya Habib Rizieq ke Indonesia bukan tanpa misi. 

Rizieq kata dia akan memimpin revolusi akhlak dan memperjuangkan dalam rangka menyelamatkan Indonesia.

“Revolusi dalam KBBI adalah perubahan yang cepat, nah kita ingin bangsa dan negara ini ada perubahan secara singkat dan menyeluruh. 

Karena kezaliman bangsa ini sudah luar biasa menyusahkan rakyat Indoneisa,” ujarnya.

3. FPI mengimbau Istana supaya tidak resah dengan kepulangan Rizieq

Presiden Jokowi. (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Dalam misi ini, Slamet mengimbau pihak Istana tidak perlu khawatir dengan gerakan revolusi akhlak yang akan digembar-gemborkan oleh FPI. 

Sebab aksi ini akan berlangsung dengan tertib dan tidak melanggar Hak Asasi Manusia.

“Kalimat revolusi ini digunakan pak Jokowi dengan jargon revolusi mental, nah anehnya ketika yang mengumumkan orang lain jadi sesuatu yang menggetarkan Istana,” kata dia.

Slamet menegaskan, kepulangan Rizieq akan membawa kedamaian di Indonesia meskipun kepulangan Rizieq diklaim tidak ada campur tangan dari Pemerintah Indonesia.

“Beliau pulang tanpa bantuan rezim sekarang, tanpa bantuan rezim Jokowi,” ujar Slamet.

4. Dubes RI tegaskan Rizieq Shihab belum bisa keluar Saudi

Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel (Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, menjawab klaim Front Pembela Islam (FPI) soal rencana kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Agus memastikan, Rizieq belum bisa keluar dari Saudi.

Sebagai informasi, gaung kepulangan Rizieq disampaikan saat FPI menggelar aksi tolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law pada Selasa (13/10/2020). 

FPI menyebarkan rilis tertulis yang menerangkan bahwa pencekalan Rizieq sudah dicabut oleh otoritas Saudi.

“Sampai detik ini Nama Mohammad Rizieq Shihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih “blinking merah” dengan tulisan ta’syirat mutanahiyah (visa habis) dan mukhalif ziyarah (overstay dengan visa kunjungan). 

Red Blink adalah sinyal bahwa yang bersangkutan belum bisa keluar dari Arab Saudi,” kata Agus melalui keterangan tertulis yang diterima , Rabu (14/10/2020

Sc:IdnTimes

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel