Gila! Tukang Sayur Penghasilannya Sebulan Rp3,5 M, Ternyata Ini Pekerjaan Sambilanya




MARTIRNEWS.COM - Pedagang sayur di Pasar Kapuk, Jakarta Utara, berinisial S diringkus Polresta Tangerang.

S dibekuk lantaran terlibat dalam sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penydik, S sudah menggeluti profesi haramnya itu selama satu tahun terakhir.

Yang cukup mengejutkan, selam setahun itu, S mendapat keuntungan hingga mencapai Rp3,6 miliar.

Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary mengatakan, S nekat masuk dalam sindikat tersebut setelah usahanya yang dijalani selama kurang lebih lima tahun mengalami penurunan penjualan karena sepi pembeli.

“Jadi, S ini pedagang sayur di Jakarta Utara. Dia kami tangkap karena masuk dalam sindikat ranmor yang sedang diselidiki petugas kami,” ujarnya, Senin (26/10/2020).

Selain S, sambungnya, pihaknya juga menangkap sejumlah pelaku lainnya yang menjadi satu sindikat.

“Tidak hanya S, namun kita amankan juga DS rekannya, dan masih ada dua lagi dengan status DPO,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, Ade menuturkan para tersangka diketahui merupakan residivis dalam kasus yang sama.

S sendiri pernah ditangkap pada 2013 lalu dengan vonis sembilan bulan.

Sementara DS ditangkap pada 2018 dengan vonis 1 tahun 8 bulan.

“Dalam kasus ini, sehari mereka bisa curi lima unit motor, dan dalam satu tahun sudah 1.825 motor yang dicuri,” beber Ade Ary.

Dalam beraksi, kata Ade Ary, sindikat ini memilih calon korbannya secara acak.

“Ada yang di pasar hingga rumah kontrakan, dengan waktu beraksi mulai dari dini hari hingga waktu subuh,” terangnya.

Sepeda motor hasil curian itu, kemudian dijual pelaku antara Rp2 juta sampai dengan Rp2,5 juta.

“Jadi, kalau dikalkulasikan, satu hari mencuri lima motor, setahun bisa mencapai Rp3,6 miliar,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian Pemberatan.

“Ancamaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tandasnya. (hen/pojoksatu

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel