Misteri Gatot Nurmantyo Melempem, Rocky Gerung Meraung!


MARTIRNEWS.COM - 
Aneh bin ajaib. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bikin geger karena tiba-tiba berubah 180 derajat jadi melempem.

Publik yang tak tahu pangkal masalahnya hanya mengetahui informasi bahwa pernyataan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini menyebut UU Omnibus Law Cipta Kerja bertujuan mulia.

Oleh sebab itu, masyarakat langsung geger karena penasaran dengan pernyataan Gatot soal Omnibus Law yang seolah kontradiktif.

Melihat hal aneh tersebut, akademisi Rocky Gerung langsung meraung menyibak ada sesuatu yang tak lazim.

Rocky Gerung membahas hal itu bersama Hersubeno Arif dalam kanal YouTube Rocky Gerung yang tayang Sabtu, (17/10).

"Kami mengamati pemberitaan media tentang Gatot yang menyatakan tujuan Omnibus Law sebenarnya mulia. Itu kelihatannya dikutip dari kanal YouTube-nya Refly Harun," kata Hersubeno.

Rocky pun ditanya pendapatnya soal pemberitaan yang seragam apakah hanya kebetulan semata atau terencana.

"Ini sama saja orang bertanya pada saya tentang Jokowi. Saya mulai dengan Jokowi itu punya misi mulia menyejahterakan rakyat," katanya.

"Itu (pernyataan) saya jeda. Tetapi kebijakannya bertentangan dengan misi mulia. Kenapa? Karena dia tidak punya kapasitas untuk mengukurkan kemuliaan itu pada kebijakan. Kan begitu kalimat saya," jelas Rocky.

Rocky pun membeberkan bahwa pemberitaan yang muncul selanjutnya berbeda.

"Lalu headline besok ‘menurut Rocky Gerung Presiden Jokowi sangat punya niat mulia menghasilkan kesejahteraan dan demokrasi’. Padahal yang saya katakan, yang ingin dia hasilkan itu tidak bisa karena tidak punya kapasitas," tegas Rocky.

Rocky berkeyakinan bahwa kelihatannya soal pernyataan Gatot Nurmantyo itu dipelintir dari wawancara dengan Refly Harun.

Tak sampai di situ, Rocky pun mengaku mengonfirmasi langsung ke Refly Harun. "Kata dia (Refly: Red) enggak (Gatot memuji Omnibus Law: Red). Justru Gatot kasih kritik terhadap kebijakan yang seolah-olah mulia itu." tegas Rocky.

Menurutnya UU tersebut dari awal memang memang terlihat bagus-bagus saja karena ada krisis ekonomi.

Gatot lalu meneruskan pernyataannya yang bersifat kritik namun tidak diberitakan.

Informasi menyesatkan tentang Gatot Nurmantyo mendukung Omnibus Law juga dibenarkan Hersubeno.

"Memang betul ini heboh jadi saya tonton sampai habis. Ternyata betul yang Anda (Rocky Gerung: Red) katakan tadi itu, jadi diambil sepotong lalu disebar," beber Hersubeno Arief.

Dia pun menyimpulkan kalau pernyataan Gatot yang memuji UU Cipta Kerja tidak tepat.

"Jadi ini clear ya. Banyak pertanyaan dari anggota KAMI dan civil society, kok Gatot begini? Melempem seperti kerupuk? Datang gagah betul ke Bareskrim mau ketemu Kapolri kemudian langsung puji-puji Jokowi," pungkas Hersubeno Arief.(*

GenPi

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel