Najwa Shihab Wawancara Bangku Kosong, Ferdinand: ini Menyerang Terawan

Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong milik Menkes Terawan | Tangkapan layar Youtube Najwa Shihab


MARTIRNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean komentari video Najwa Shihab dalam program Mata Najwa yang mewawancarai kursi kosong.

Sebenarnya, kursi tersebut ditujukan untuk Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Namun, dikabarkan Terawan tidak dapat hadir dalam Mata Najwa.

"Inilah ketika politik merasuki jurnalisme, hasrat menjadi pembunuh terhadap rasa menghargai hak org lain. Saya pikir ini tak patut dan menyerang Terawan," tulis @FerdinandHaean3 di Twitter.

Kata dia, meski cara ini juga hak Jurnalisme mengemas sesuatu untuk dijual ke publik. Akan tetapi, Ferdinand merasa yang dilakukan Najwa Shihab kurang patut.

"Tapi bagi saya, ini kurang patut @MataNajwa," katanya.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari terakhir, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto, menjadi perbincangan warganet. Namanya sempat masuk ke daftar trending topic di media sosial.

Penyebab utamanya adalah tayangan wawancara dari Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa. Dalam wawancara tersebut, Terawan tidak bisa memenuhi undangan untuk hadir dalam acara tersebut. Alhasil, Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong.

Dalam wawancara imajiner tersebut, Najwa Shihab melemparkan pertanyaan-pertanyaan tekait peran Menkes terhadap pencegahan COVID-19. Meski begitu, ia mengatakan bahwa video yang dimaksud sebagai undangan untuk Menkes Terawan tersebut adalah murni untuk meminta kehadirannya.

“Undangan ini kami sampaikan. Undangan ini bukanlah tantangan atau sejenisnya, tapi benar-benar harapan agar info dan kebijakan penanganan pandemi ini bisa diperoleh langsung dari pemegang kewenangan,” tulis caption dalam video tersebut.

Sayangnya, meski sudah ramai menjadi buah bibir bahkan bulan-bulanan warganet, pihak Kemenkes RI memilih bungkam.

s: akurat.co

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel