Tak Kapok Berpolitik, Ahmad Dhani Sebut Dirinya akan Jadi Presiden Indonesia Tahun 2039



MARTIRNEWS.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) melalui kanal Youtube pribadinya @Bamsoet Channel, melakukan bincang santai dengan Musisi yang juga kader partai Gerindra, Ahmad Dhani.

Dalam perbincangan tersebut, Bamsoet menanyakan apakah Dhani kapok untuk terjun ke dunia politik usai lepas dari penjara. Namun jawaban Dhani diluar dugaan.

"Pokonya 2039 saya presiden lah"ucap Dhani tegas melalui video yang rilis pada Senin, 26 Oktober 2020 itu.

Ahmad Dhani mengungkapkan alasannya kenapa harus menunggu hingga 2039 untuk menjadi Presiden. Menurutnya, Presiden dengan usia yang relatif muda hanya akan menjadi boneka yang mudah diatur oleh yang lebih tua.

Sebaliknya, Presiden dengan usia yang cukup matang akan membuatnya lebih dihormati dan bisa mengatur yang dibawahnya. Alasan inilah yang membuat Ahmad Dhani menginginkan menjadi Presiden ditahun 2039, yakni saat usianya sudah menginjak tua.

Bersamaan dengan itu, salah satu pegawai Ahmad Dhani mengantarkan peci dan langsung dipakai oleh Ahmad Dhani. Melihat Dhani memakai peci, Bamsoet tertawa.

"Nah ini aura Presiden 2039-nya sudah kelihatan ini kaya gini"ucap Bamsoet.

Ahmad Dhani yang mengaku dirinya saat ini sebagai pemerhati politik mengatakan bahwa yang terpenting saat ini adalah kemampuan mendiagnosa apa yang salah di tubuh NKRI.

"Karena diagnosa NKRI tuh ngga ada bukunya"kata Dhani.

Dhani mengatakan bahwa selain ketulusan hati untuk memperbaiki Indonesia, dibutuhkan pula kemampuan mendiagnosa agar kita tahu apakah sudah di jalan yang tepat atau belum.

"Kita harus bisa pastikan dulu kalau kita sudah di jalan yang tepat"katanya.

Mengenai hal itu, Bamsoet menanyakan apakah saat ini jalan tersebut sudah tepat, lalu Dhani dengan tegas mengatakan kalau saat ini masih banyak yang belum tepat dan harus diperbaiki.

Bamsoet juga menanyakan pengalaman Dhani selama di penjara. Dhani menyebut banyak pelajaran berharga yang ia dapatkan selama di penjara tersebut.

Sc:pikiranRakyat-Cirebon 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel