Wagub Ariza Mau Tertibkan Rumah Mewah, PDIP: Orang Kaya Nggak Tinggal di Pinggir Kali



MARTIRNEWS.COM - Ketua Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Gembong Warsono. | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengkritik pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menyatakan akan menertibkan perumahan mewah yang dibangun di daerah aliran sungai (DAS).

Gembong menilai pernyataan Ariza menandakan bahwa tidak akan ada bangunan yang ditertibkan. 

Sebab, kata Gembong, jarang ada perumahan mewah untuk warga kelas menengah ke atas di bangun di pinggir kali atau sungai. 

Wakil Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta itu menyebut mayoritas permukiman di bantaran kali dihuni warga kelas menengah ke bawah.

"Kalau orang kaya nggak ada yang tinggal dipinggir kali," kata Gembong dihubungi AKURAT.CO, Minggu (25/10/2020).

Menurut Gembong, masalah banjir di Jakarta tidak akan bisa diatasi tanpa adanya penggusuran. 

Kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan bisa melakukan hal ini karena terbentur janji kampanye Anies Baswedan yang sudah mengatakan tidak akan melakukan penggusuran.

"Pertanyaannya kalau tidak dilakukan penggusuran itu bisa menyelesaikan banjir di Jakarta? Saya punya keyakinan nggak akan bisa," tuturnya.

"Mengeksekusi program tidak boleh pilih-pilih. Kalau nggak ada penggusuran banjir nggak selesai karena sungai yang melebar dengan sendirinya itu nggak ada," imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan akan menggusur permukiman warga yang berdiri di atas daerah aliran sungai.

 Dia tidak mau insiden longsornya tanah di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu terulang kembali.

Oleh karena itu, Ariza berpesan kepada wali kota untuk menertibkan bangunan serupa. Permukiman tidak boleh didirikan di pinggir kali.

“Developer yang persis di pinggir kali yang perlu dicek kembali dan ditertibkan. Mereka punya uang kok, bangun di bantaran kali,” kata Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (22/10)

Sc:Akurat 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel