Ditantang Duel Sampai Mati, Keluarga Ngabalin Ancam Ustaz Yahya Waloni



MARTIRNEWS.COM - Sekelompok orang yang mengatasnamakan keluarga Ali Mochtar Ngabalin mengancam akan membungkam mulut Ustad Yahya Waloni.

Ancaman itu disampaikan melalui video yang diunggah oleh akun Twitter @Ch_Chotlmah pada Senin (9/11).

Ancaman tersebut merupakan respon atas pernyataan Ustaz Yahya Waloni yang menantang Ngabalin untuk duel sampai mati.

“Nah kan makin ramai. Suka ngatain orang, dikatain langsung ajak duel, kalo sudah begini bagaimana? Ustadz itu menyejukkan, mengajak pada kedamaian, jangan sebaliknya,” tulis @Ch_Chotlmah.

Dalam video tersebut, tampak belasan orang yang mengaku sebagai keluarga Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).

Ia menyebut ustad Yahya Waloni seharunya menjaga lisan karena dia adalah seorang ustad, bukan preman.

“Kami ini semua adalah kelurga besar abang Ali Mochtar Ngabalin, kami ingin sampaikan kepada Ustad Yahya Waloni, terkait dengan pernyataannya yang mengundang orang tua kami, duel sama orang tua kami, kami hanya ingin sampaikan kepada Ustad ingat kau, anda seorang ustad bukan preman,” tegas salah satu pria dalam video tersebut.

Ia mengancam akan membungkam mulut Yahya Waloni karena melontarkan tantangan layaknya seorang preman.

“Kalau mulutmu, hasutmu menjadi preman maka ingat mulutmu adalah harimaumu. Akan kami bungkam itu mulut kau,” tegasnya.

Nahkan makin ramai.🤦

Suka ngatain orang, dikatain langsung ajak duel, kalo sdh begini bgmn?

Ustadz itu menyejukkan, mengajak pd kedamaian, jgn sebaliknya.

Optimis Vaksin Atasi Korona#HarapanBagiAngkatanKerja pic.twitter.com/CPjfUx7QGo

— Ch chotimah (@Ch_Chotlmah) November 9, 2020

Sebelumnya, ustad Yahya Waloni menantang Ali Mochtar Ngabalin untuk berkelahi sampai mati.

“Sudahlah Kibulin, kau kalau tidak senang dengan Yahyah Waloni tinggal tentukan di mana kita ketemu, kita baku pukul sampai mati. Artinya berkelahi secara fisik. Kita figth,” tantang Yahya Waloni.

Tantangan itu disampaikan Yahya Waloni menanggapi cuitan Ngabalin yang berharap agar aparat kepolisian menangkap Yahya Waloni.


S:pojoksatu

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel