Gara-gara Rizieq, Polres Metro Jakbar Digeruduk Massa



MARTIRNEWS.COM - Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Jakarta Barat menggeruduk Polres Metro Jakarta Barat agar menindak tegas apabila ada kerumunan yang terjadi di kawasan Petamburan, Palmerah, Jakarta Barat.

Pasalnya, beberapa waktu lalu terjadi kerumunan di kawasan Slipi sampai kawasan Petamburan, Jakarta Barat karena kegitan Penjemputan dan acara Akada Nikah anak Habib Rizieq Shihab.

Namun, aparat kepolisian tidak bisa melakukan penindakan terhadap massa yang berkerumun.

 Karena jumlahnya terlalu banyak yany hadir saat itu.

Mengingat saat ini Indonesia tengah dihadapi dengan pandemi Covid-19 dan harus ada kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kami Aliansi Masyarakat Jakarta Barat mendukung penuh tindakan aparat kepolisian dalam penanganan Covid-19. 

Kami perwakilan Jakarta Barat siap dilibatkan apabila dibutuhkan aparat kepolisin," tegas orator di depan Mapolres Metro Jakarta Barat Senin (16/11/2020).

Ia meminta kepada Polres Metro Jakarta Barat untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan di wilayah hukumnya termasuk kegiatan yang mengundang massa banyak seperti Habib Rizieq. 

Sebab, warga Jakarta Barat berhak mendapatkan perlindungan dari bahaya wabah Covid-19.

"Jika Polri kurang personel kami siap masuk barisan membantu penindakan," ucap dia.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru mengaku akan berkoordinasi dengan Gugur Tugas dalam hal ini Walikota Jakarta Barat dan Komandan Kodim 0503/JB. Sebab, ia tidak bisa mengambil keputusan penindakan secara sendiri.

"Penanganan Covid itu bukan hanya pekerjaan polisi saja. 

Apapun kegiatannya kita akan awasi semaksimal mungkin terhadap protokol kesehatan," tegas dia.

Ia pun meminta kepada massa yang berkumpul untuk membubarkan diri jangan sampai penyampaian pendapat di depan kantornya justru menjadikan klaster baru penyebaran virus corona.

Namun, Audie mempersilahkan kepada perwakilan dari Aliansi Masyarakat Jakarta Barat untuk masuk ke ruangannya guna menyampaikan beberapa aspirasinya soal hal tersebut.

"Saya batasi 5 orang saja yang boleh masuk ke dalam ruangan saya.

 Perwakilannya saja yang masuk," tandasnya.


S:Akurat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel