Mahfud MD Sindir Acara Rizieq: Sengaja Berkerumun Jadi Pembunuh Potensial



MARTIRNEWS.COM - Kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Syihab mencatat deretan kerumunan di pandemi corona. 

Pemerintah pusat menegaskan tak akan membiarkan tindakan yang sengaja menimbulkan kerumunan besar.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, orang yang sengaja membuat kerumunan besar di tengah pandemi corona menjadi pembunuh potensial. 

Terutama bagi kelompok rentan, seperti lansia atau orang dengan penyakit komorbid.

Orang yang sengaja melakukan kerumunan massa tanpa mengindahkan protokol kesehatan berpotensi menjadi pembunuh potensial terhadap kelompok rentan.--Menko Polhukam Mahfud MD

Dia memastikan negara tak akan membiarkan upaya penanggulangan corona yang telah dilakukan selama 8 bulan sirna dengan adanya kegiatan dengan jumlah massa yang besar.

Dia mengatakan, ada banyak keluhan yang masuk dari berbagai kalangan mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan TNI-Polri, dokter, relawan, dan masyarakat sipil.

 terkait pelanggaran protokol dengan berkerumun hingga pengrusakan fasilitas. 

Mereka meminta negara tak kalah untuk mengendalikan situasi ini.

"Atas praktik pelanggaran protokol kesehatan termasuk penggunaan dan pengrusakan fasilitas umum, mereka mengeluh seakan perjuangan mereka itu tidak dihargai sama sekali," kata dia.

"Mereka mengatakan negara tidak boleh kalah dan tidak boleh melakukan pembiaran terhadap aksi-aksi pelanggar aturan, pembangkangan, premanisme, dan pemaksaan kehendak," tambahnya.



S: Kumparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel