Nikita Mirzani Bagikan Rekaman Ceramah Maaher tentang Istri yang Selingkuh, Isinya Sadis Tak layak Diucapkan Oleh yang Katanya Ustaz



MARTIRNEWS.COM - Perseteruan virtual antara Nikita Mirzani dengan Maaher At Thuwailibi alias Soni Eranata masih terus berlanjut hingga Sabtu pagi (14/11/2020). 

Baik Niki maupun Maaher sama-sama saling membongkar jejak-jejak digital masing-masing rival.

Jika sebelumnya Maaher membagikan video yang menampilkan pengakuan Niki yang masih berstatus sebagai pelacur, kini giliran Niki membagikan rekaman suara ceramah Maaher.

Dalam rekaman suara itu, Maaher diduga mendapat pertanyaan dari seseorang terkait seorang istri yang selingkuh dengan pria lain. 

Alih-alih memberikan jawaban arif dan lembut sebagaimana orang beriman, Maaher justru memberikan saran yang dinilai sangat sadis.

"Ustadz Maaher At-Thuwailibi, saya mau bertanya. Kalau wanita udah punya suami, terus dia tidur sama orang lain, cemana ustadz, ceraikan atau bunuh?" kata Maaher, membacakan pertanyaan dari seseorang.

"Kau bunuh dia. Kau antukkan kepalanya 100x ke tembok. Setelah itu kau potong jari-jemarinya. Kau taruhkan asam jawa, asam jeruk nipis.

 Abis itu jarinya kau goreng, kau jejalkan ke mulut dia. Udah? Udah itu kau ikat kakinya keduanya, kau gantung di kamar mandi, kau siram pakai air mendidi, lalu kau ceraikan," katanya kemudian, menjawab pertanyaan itu.

Di dalam rekaman yang dibagikan Niki itu juga tampak sebuah surat yang menyatakan kasus KDRT yang pernah dialami istri Maaher.

Tak sedikit netizen yang mendengar rekaman suara itu menganggap Maaher mengidap penyakit psikopati dan menganggapnya sebagai ustaz abal-abal.

"Serem Yaaah Ajaran Ustad nyaaa... Terlihat Itu Ustad Abal abal," komentar seorang netizen.

"Psikopat anjir," kata yang lain.

"Astaghfirullah ???? serem banget siii masa jawabannya begitu," kata yang lain pula.

Adapun perseteruan antara Nikita dan Maaher ini merupakan buntut pernyataan kontroversial Nikita yang dinilai telah menghina Rizieq Shihab dengan menyebutnya "habib tukang obat" saat pulang ke Indonesia.



S:Indozone

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel