Protes Amien Rais ke Jokowi Dibalas Sindiran Mahfud MD, Peraturan Dibuat Saat Amien Rais Menjabat

MARTIRNEWS.COM -  Protes Amien Rais kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibalas oleh Menkopolhukam Mahfud MD. Sebelumnya Mantan Ketua MPR A...


MARTIRNEWS.COM - Protes Amien Rais kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibalas oleh Menkopolhukam Mahfud MD.

Sebelumnya Mantan Ketua MPR Amien Rais bertemu dengan Jokowi untuk membahas penambakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI).

Dalam pertemuan itu turut hadir pula Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3).

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD di tayangan Apa Kabar Indonesia di TvOne, Selasa (9/3/2021).

Jokowi menerima Amien Rais dan enam orang Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3).

Diketahui Komnas HAM telah menyatakan hanya ada pelanggaran HAM biasa dalam kasus 7 Desember 2020 lalu itu.

Namun pihak TP3 yakin kasus itu termasuk pelanggaran HAM berat dengan melayangkan surat meminta pertemuan dengan presiden.

Mahfud MD lalu membalas surat dengan meminta buktinya dikirim lebih dulu, agar lebih mudah dibahas pada saat pertemuan.

"Tapi mereka dua hari lalu konferensi pers, 'Kami kecewa enggak ketemu presiden'," ungkap Mahfud MD.

Menanggapi pernyataan itu, Jokowi menerima rombongan TP3 sesuai permintaan mereka.

"Lalu presiden, 'Ya sudah, ditemui saja, kita juga tidak mau kucing-kucingan, mari ditemui'," kata Mahfud mengungkapkan ucapan Jokowi.

Pihak Istana lalu menyiapkan waktu dua jam untuk mendengarkan protes TP3 terkait pernyataan Komnas HAM.

Mendengar pemaparan Amien Rais, Mahfud MD menjawab bahwa aturan itu sudah ditetapkan sejak Amien menjabat sebagai Ketua MPR.

"Begitu ngomong begitu, saya jawab, 'Kalau ngomong pengadilan HAM itu tidak bisa minta ke presiden. Pak Amien Rais dulu buat undang-undang itu tahun 2000 ketika beliau Ketua MPR'," kata Mahfud.

"Yang menentukan pengadilan HAM atau bukan Komnas HAM. Komnas HAM dibentuk saat Pak Amien Rais membuat Tap MPR memerintahkan pembentukan Komnas HAM," lanjut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Sesuai Tap MPR yang diterbitkan Amien Rais, Komnas HAM berhak menyelidiki dugaan pelanggaran HAM.

Selain itu, Komnas HAM juga menentukan apakah kasus perlu diselesaikan melalui pengadilan HAM atau tidak.

"Di situ disebutkan, Komnas HAM yang menyelidiki dan menentukan sesuatu lewat pengadilan HAM atau tidak," kata pakar hukum ini.

"Komnas HAM dalam kasus ini menentukan tidak pengadilan HAM," jelas Mahfud.

Tahap Akhir Penyelidikan Misteri Tewasnya 6 Laskar FPI oleh Komnas HAM

Penyelidikan kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sudah memasuki tahap akhir.

Kepastian itu disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara dalam acara Kompas Petang, Selasa (5/1/2021).

Dilansir TribunWow.com, Beka Ulung mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti yang memperjelas misteri kejadian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 beberapa waktu lalu.

"Saat ini kami memasuki tahap akhir dari penyelidikan Komnas HAM," kata Beka Ulung.

"Kami kemarin meminta keterangan dari petugas kepolisian, termasuk juga autopsi plus rekonstruksi atau pola peristiwa pada saat kejadian," jelasnya.

Menurutnya untuk melihat gambaran yang terjadi di lokasi kejadian, Komnas HAM disebut juga menggelar rekontruksi.

Dikatakannya dalam rekontruksi tersebut melibatkan kedua belah pihak, yakni Polda Metro Jaya dan FPI.

Termasuk juga keterangan atau kesaksian dari para saksi yang sedikit banyak mempunyai informasi terkait penembakan tersebut.

"Jadi kami di halaman parkir Komnas menyiapkan mobil-mobil yang diperagakan sebagai mobil asli, kemudian ada anggota kepolisian, ada anggota FPI dan orang lain," ungkapnya.

"Rekontruksi dari peristiwa pertama sampai kemudian mereka kira-kira dibawa ke rumah sakit."

Sumber: tribunnews

Name

Berita,6703,Berits,1,Entertainment,18,Health,2,Internasional,202,Kisah,4,Kriminal,9,Nasional,6497,News,19,Opini,30,Pilihan Editor,118,Pilkada Jabar,3,Politik,3,Tekno,3,Turn Back Hoax,2,
ltr
item
Martir News: Protes Amien Rais ke Jokowi Dibalas Sindiran Mahfud MD, Peraturan Dibuat Saat Amien Rais Menjabat
Protes Amien Rais ke Jokowi Dibalas Sindiran Mahfud MD, Peraturan Dibuat Saat Amien Rais Menjabat
https://1.bp.blogspot.com/-wESQM1Roa0A/YEiukRFKjfI/AAAAAAAARpc/7Va7mUe_pqkmh5Qc0OTT4A1XLu84IDttgCLcBGAsYHQ/w640-h360/64b9df1f2f9180ab5101d6c20cc25373.webp
https://1.bp.blogspot.com/-wESQM1Roa0A/YEiukRFKjfI/AAAAAAAARpc/7Va7mUe_pqkmh5Qc0OTT4A1XLu84IDttgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/64b9df1f2f9180ab5101d6c20cc25373.webp
Martir News
https://www.martirnews.com/2021/03/protes-amien-rais-ke-jokowi-dibalas.html
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/2021/03/protes-amien-rais-ke-jokowi-dibalas.html
true
218100392648765368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content