Pengkhianat Negara, Oknum Polisi dan TNI Kepergok Jual Senjata ke KKB Papua

MARTIRNEWS.COM -  Polisi dan TNI yang seharusnya menjaga negara justru berkhianat. Mereka kedapatan menjual senjata pada Kelompok Kriminal B...


MARTIRNEWS.COM - 
Polisi dan TNI yang seharusnya menjaga negara justru berkhianat.

Mereka kedapatan menjual senjata pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Padahal, senjata itu sedianya digunakan untuk membunuh warga sipil dan melawan TNI.

Tindakan oknum polisi dan TNI itu sungguh tidak terpuji.

Mereka jelas-jelas melakukan pengkhianatan pada negara karena diam-diam memasok senjata untuk KKB Papua.

Kenyataan ini menjawab pertanyaan, dari mana KKB Papua mendapatkan senjata?

Nah, salah satu pemasoknya adalah oknum polisi dan TNI sendiri.

Adapun oknum yang telah tertangkap terdiri dari dua orang oknum polisi dan satu orang oknum TNI.

Seperti tak berbelas kasihan, selama ini KKB Papua menembaki warga sipil dan para prajurit TNI dan Polri yang bertugas.

Ratusan hingga ribuan orang tak berdosa gugur karena ambisi KKB Papua.

Dan kini pasukan gabungan TNI-Polri aksinya mengetahui dari mana senjata-senjata itu mereka dapatkan.

Dilansir dari kompas.com pada Jumat (21/5/2021), pihak berwenang menangkap oknum yang terlibat dalam bisnis jual beli senjata dan amunisi ke KKB Papua.

Mereka mendapat tuntutan yang besar dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Negeri Ambon.

Selain dua oknum polisi masing-masing 10 tahun penjara, ada empat terdakwa lainnya dituntut mulai dari delapan tahun hingga 12 tahun penjara.

Keempat terdakwa itu antara lain Ridwan Mohsen Tahalua (44), Handri Morsalim (43) dan Andi Tanan (50) masing-masing dituntut delapan tahun penjara.

Sementara terdakwa Sahrul Nurdin (39) dituntut 12 tahun penjara.

Seluruh tuntutan itu dibacakan oleh jaksa penuntut umum ini dipimpin oleh ketua majelis hakim Pasti Tarigan di Pengadilan Negeri Ambon pada Rabu (19/5/2021).

KKB Papua

“Meminta kepada majelis hakim agar memvonis para terdakwa dengan pidana penjara yang telah disebutkan secara lengkap dalam amar tuntutan,” sebut JPU, Eko Nugroho.

Melansir artikel di TribunManado.co.id dengan judul Inilah 3 Pengkhianat Negara, 2 Oknum Polisi dan 1 TNI yang Ketahuan Jual Senjata ke KKB Papua, ada banyak alasan mengapa jaksa menilai para terdakwa pantas mendapatkan tuntutan itu.

Selain mengkhianati Ibu Pertiwi, mereka secara bersama-sama yakni menerima, menyerahkan, membawa, menguasai, menyimpan, menyembunyikan, mempergunakan senjata api dan amunisi tanpa hak.

Di mana itu diatur dalam Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Pasal 338  jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Ditambah kehadiran para terdakwa telah meresahkan masyarakat.

Sebab, sikap jahat mereka yang menjual senjata dan amunisi ke KKB juga dinilai telah merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (KNRI).

Apalagi itu bukan satu-satunya kesalahan mereka.

Usut punya usut, salah satu terdakwa, Sahrul Nurdin, pernah terlibat dan dihukum dalam kasus yang sama.

“Sedangkan hal yang meringankan para terdakwa mengaku menyesal dan mengakui kesalahan mereka,” ujar dia.  

Sebelumnya dilaporkan kasus penjualan senjata api ke KKB Papua terbongkar setelah warga berinisial J ditangkap oleh aparat Polres Teluk Bentuni, Papua Barat, Rabu (10/2/2021).

Berawal dari penangkapan J, maka polisi menangkap keenam terdakwa lainnya.

Sedihnya, dua dari enam pelaku yang ditangkap merupakan oknum anggota Polri yang bertugas di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Mereka adalah San Herman Palijama alias Sandro (34), dan Muhammad Romi Arwanpitu alias Romi (38).

Selain keenamnya, oknum TNI juga terlibat.

Dia adalah seorang oknum Anggota TNI dari kesatuan 733 Kabaressy. Saat ini dia juga masih diproses di Danpom XVI Pattimura. 

Sumber: tribunnews


Name

Berita,6844,Berits,1,Entertainment,18,Health,2,Internasional,206,Kisah,4,Kriminal,10,Nasional,6633,News,19,Opini,30,Pilihan Editor,118,Pilkada Jabar,3,Politik,3,Tekno,3,Turn Back Hoax,2,
ltr
item
Martir News: Pengkhianat Negara, Oknum Polisi dan TNI Kepergok Jual Senjata ke KKB Papua
Pengkhianat Negara, Oknum Polisi dan TNI Kepergok Jual Senjata ke KKB Papua
https://1.bp.blogspot.com/-XLWtA540pb0/YKjvNlPFt3I/AAAAAAAASsE/2OrRyglc6DAztfIlQs7p9yNg9AthuF0hwCLcBGAsYHQ/w640-h360/6fdc0ed2f46ecfbbb9dde2cfd30fb45f.webp
https://1.bp.blogspot.com/-XLWtA540pb0/YKjvNlPFt3I/AAAAAAAASsE/2OrRyglc6DAztfIlQs7p9yNg9AthuF0hwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/6fdc0ed2f46ecfbbb9dde2cfd30fb45f.webp
Martir News
https://www.martirnews.com/2021/05/pengkhianat-negara-oknum-polisi-dan-tni.html
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/2021/05/pengkhianat-negara-oknum-polisi-dan-tni.html
true
218100392648765368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content