TERKENA Radiasi dan Tak Punya Rumah, INI Dia Kisah Miris Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402

MARTIRNEWS.COM -  Perwira pasukan khusus kapal selam sekaligus mantan Komandan KRI Nanggala-402 serta Satuan Kapal Selam Koarmabar II TNI AL...


MARTIRNEWS.COM - Perwira pasukan khusus kapal selam sekaligus mantan Komandan KRI Nanggala-402 serta Satuan Kapal Selam Koarmabar II TNI AL Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa kini hanya bisa terbaring lemas dan tak bisa bicara. 

Puluhan tahun ia terkena radiasi serbuk besi saat menjalankan tugas di kapal selam.
 
Pelataran megah dan ornamen mewah tak terlihat sama sekali di sebuah rumah yang saat ini ditempati oleh Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya, Sabtu (1/5/2021). 

Di rumah sosok pria yang berpangkat satu tingkat lagi sebagai perwira tinggi dan menjadi salah satu andalan khusus Kapal Selam Indonesia tersebut tak terlihat ada deretan mobil atau gerbang tinggi laiknya kebanyakan para pejabat tinggi TNI lainnya.

 Gang Haji Shaun Jalan Paseh Kota Tasikmalaya menjadi saksi sang kolonel bolak-balik berjalan kaki setiap menuju rumahnya dari depan jalan raya berjarak sekitar 20 meter.

Tepat di depan persimpangan gang tersebut terlihat rumah bercat kuning kecoklatan yang di depan pagarnya berdiri tegak bendera merah putih setengah tiang. 

Rupanya bendera setengah tiang tersebut dipasang oleh keluarga sang kolonel untuk menghormati para awak KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam di Perairan Bali pekan lalu.

Heni Hunaeni (62), ibu mertua sang kolonel berkisah, anaknya langsung menangis terisak saat mendengar seluruh anak didiknya di KRI Nanggala tenggelam. Suara bicara yang parau terdengar dibarengi isakan tangisannya.

Kala itu, Heni pun ikut panik dan kaget bagaimana kalau hal itu menimpa menantunya tersebut. Apalagi, ketiga anaknya sampai sekarang masih kecil dan tak bisa bermain dengan ayahnya karena hanya bisa terbaring tak berdaya di kamar tidur setiap harinya.

"Tiap hari begitu saja di kamar tidur dan sudah tak bisa bicara. Berobat terus sudah tahunan bolak balik Tasikmalaya-Jakarta. Sekarang sudah tak tinggal lagi di Surabaya sejak akhir 2019 terakhir menjabat Komandan Satsel. Sekarang tinggal di sini," ujar ibu paruh baya berkerudung coklat tersebut kepada Kompas.com, Sabtu (1/5/2021) pagi.

Diketahui, sang kolonel senior pasukan khusus kapal selam milik Indonesia itu saat ini tinggal di rumah yang berlokasi di gang sempit bersama istri dan ketiga anaknya selama ini. 

"Kalau hari ini tidak ada, tadi subuh berangkat untuk berobat ke RS di Jakarta. Tadi juga banyak orang yang pada datang mau jenguk ke sini. Tapi, anak saya sudah berangkat dibawa berobat ke Jakarta," jelas Heni.

Heni pun bercerita kalau anak dan menantunya tersebut telah menjual rumah pribadinya di daerah Parakan Honje (Parhon) Indihiang untuk biaya berobat selama ini. 

Sejak dijualnya rumah untuk berobat beberapa tahun lalu, sang kolonel beserta istri dan anaknya kini tinggal di rumah gang sempit bersama mertuanya tersebut.

"Kalau rumahnya dulu ada tapi bukan di Jati, di Parhon itu. Itu sudah lama dijual untuk berobat Pak," kata Heni sembari mengingat kembali tahun berapa anaknya menjual rumahnya di Parhon.

Heni pun yang ramah mempersilakan Kompas.com untuk masuk ke teras depan rumah saat meminta izin mengambil foto. 

Dirinya dan keluarga pun merasa khawatir karena kejadian informasi anaknya sang kolonel sakit menjadi ramai dan banyak sekali tamu yang datang untuk menjenguk dan sekadar menanyakan kondisi menantunya tersebut.

"Ini enggak akan apa-apa anak saya. Saya takut nanti malah jadi pikiran dan kasihan sedang sakit. Takut jadi pikiran kenapa jadi ramai begini pada tahu anak saya sakit. Banyak orang yang datang ke sini," ujar Heni.

Sampai sekarang pun, lanjut Heni, menantunya tersebut masih aktif berpangkat Kolonel TNI AL dan masa tugasnya masih menyisakan waktu 6 tahun lagi menuju waktu pensiun. 

Heni hanya bisa berharap, menantunya akan sehat kembali dan membesarkan ketiga anaknya yang masih kecil selama ini.

"Masih aktif, belum pensiun, masih 6 tahunan lagi. Saya kurang tahu kapan pulangnya dari Jakarta ke Tasikmalaya," tukas dia.

Sumber: tribunnews

Name

Berita,6658,Berits,1,Entertainment,18,Health,2,Internasional,202,Kisah,4,Kriminal,9,Nasional,6452,News,19,Opini,30,Pilihan Editor,118,Pilkada Jabar,3,Politik,3,Tekno,3,Turn Back Hoax,2,
ltr
item
Martir News: TERKENA Radiasi dan Tak Punya Rumah, INI Dia Kisah Miris Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402
TERKENA Radiasi dan Tak Punya Rumah, INI Dia Kisah Miris Komandan Kapal Selam KRI Nanggala-402
https://1.bp.blogspot.com/-cgfcix9QorM/YI6dMOmylQI/AAAAAAAASb0/-Hga2TVI6uIG26qB1uNpZG37y-qx61VuACLcBGAsYHQ/w640-h360/46056adad25facad9f5d3edc1b8f6dca.webp
https://1.bp.blogspot.com/-cgfcix9QorM/YI6dMOmylQI/AAAAAAAASb0/-Hga2TVI6uIG26qB1uNpZG37y-qx61VuACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/46056adad25facad9f5d3edc1b8f6dca.webp
Martir News
https://www.martirnews.com/2021/05/terkena-radiasi-dan-tak-punya-rumah-ini.html
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/2021/05/terkena-radiasi-dan-tak-punya-rumah-ini.html
true
218100392648765368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content