'Umur' WhatsApp Tinggal 6 Hari Lagi, Harus Apa? Amankah Kebijakan Privasi WhatsApp yang Baru?

MARTIRNEWS.COM -  Pengguna whatsapp kembali dibuat dibuat bingung. Karena notofikasi kebijakan baru kembali muncul. WhatsApp kembali mengelu...


MARTIRNEWS.COM - Pengguna whatsapp kembali dibuat dibuat bingung.

Karena notofikasi kebijakan baru kembali muncul.

WhatsApp kembali mengeluarkan kebijakan privasi baru pada akhir April 2021 yang menyebabkan nasib akun WhatsApp tinggal enam hari lagi. Bagaimana cara menyikapinya?

Aplikasi WhatsApp milik Facebook itu mulai memberikan pemberitahuan soal kebijakan privasi baru ke para penggunanya.
 
Notifikasi yang diberikan WhatsAppitu muncul bersamaan dengan penjelasan perihal pembaruan ketentuan dan kebijakan privasi.

Ada pilihan bagi pengguna di akhir notifikasi itu, apakah klik "Nanti" atau "Terima"

Kebijakan itu mulai berlaku pada 15 Mei 2021. WhatsApp mengimbau kepada penggunanya untuk menerima pembaruan itu agar dapat terus menggunakan WhatsApp setelah tanggal itu.

Sejumlah pengguna pun mulai mendapatkan pemberitahuan tersebut melalui ponsel mereka masing-masing. Mereka merasa bingung apakah menerima atau tidak.

Misalnya, akun @_kutubooks melalui Twitter pada Rabu (28/4/2021) mengaku mendapat pemberitahuan dari WhatsApp mengenai kebijakan privasi baru.

"Kalian gimana nih? Tetap di WhatsApp? Masih binggung sebenarna aman atau merugikan si?" tulis @_kutubooks.

Diterima atau tidak?

Sementara itu, pengamat Teknologi Informasi Ruby Alamsyah menyatakan, diterima atau ditolaknya kebijakan privasi baru dari WhatsApp diserahkan ke pengguna. Namun ia memberitahukan bahwa jika notifikasi itu ditolak, maka pengguna tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp setelah 15 Mei 2021.

Saat ini, pengguna bisa memilih untuk klik "nanti" atau menolak hingga 15 Mei 2021. Sejak rentang waktu itu, pengguna masih bisa menggunakan WhatsApp, namun pemberitahuan kebijakan privasi baru akan terus muncul.

Namun bagi mereka yang menerima dengan memilih "Terima", maka ia masih bisa menggunakan WahtsApp. Namun ada konsekuensi yang harus diterima, yakni akan ada beberapa fitur yang diterapkan WhatsApp.

Ruby pun memastikan bahwa percakapan di WhatsApp tidak akan bocor ke siapa pun.

Sebab, WhatsApp sudah menggunakan teknologi enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encryption).

"Nanti para pengguna Facebook maupun WhatsApp akan ada sharing data, tapi bukan berarti data pribadi disalahgunakan untuk hal-hal negatif, tapi murni untuk bisnis mereka dalam satu grup," tutur Ruby.

Sementara itu, Pemerhati Keamahan Siber yang juga staf Engagment and Learning Specialist di Engage Media, Yerry Niko Borang, menyatakan bahwa kebijakan privasi baru akan tetap berlaku meski pengguna menolaknya.

Ia mengatakan, soal kebijakan itu akhirnya dikembalikan ke pengguna. Jika menerima, maka pengguna harus menerima datanya diambil dan digunakan oleh Facebook.

Namun Yerry mengaku beluem mengetahui tujuan database pengguna dikumpulkan oleh WhatsApp dan Facebook.

Sebaliknya, jika pengguna menolak kebijakan privasi baru WhatsApp itu, maka ia tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp setelah 15 Mei 2021. 

Isi Kebijakan Baru

Dalam notifikasi yang dilansir Kompas.com  inti pembaruan yang disampaikan WhatsApp meliputi informasi:

Layanan WhatsApp dan caranya memproses data

Cara bisnis menggunakan layanan yang di-hosting oleh Facebook untuk menyimpan dan mengelola chat WhatsApp

Cara WhatsApp bermitra untuk menawarkan integrasi produk.

Hal yang berubah

Dengan adanya kebijakan baru ini, maka hal yang akan berubah yakni pengguna akan terhubung dengan lebih banyak bisnis (akun/nomor bisnis).

Menurut WhatsApp, hal ini akan membantu menyelesaikan berbagai hal atau persoalan dengan lebih cepat, dibandingkan melalui telepon atau surat elektronik.

Meski demikian, ketentuan itu bersifat opsional. Pengguna bisa memilih apakah akan menerima layanan ini atau tidak.

Jika menerima dan memilih kebijakan baru ini, maka pengguna akan terhubung dengan lebih banyak bisnis atau chat dengan bisnis di WhatsApp.

Pengguna memiliki keleluasaan untuk memblokir atau menghapus bisnis dari daftar kontak. 

Hal yang berubah lainnya adalah, kini WhatsApp memberi tahu pengguna lebih banyak detail mengenai cara WhatsApp mengelola informasi.

“Kami juga telah menambahkan informasi lebih lanjut ke beberapa bagian tertentu dari Kebijakan Privasi kami dan menambahkan bagian-bagian baru. Selain itu, tata letak Kebijakan Privasi dibuat menjadi lebih simpel untuk mempermudah pengguna menelusurinya,” demikian  WhatsApp.

Pengguna bisa mengunduh laporan informasi dan setelan akun WhatsApp. Cara lengkapnya bisa disimak di sini: https://faq.whatsapp.com/general/account-and-profile/how-to-request-your-account-information. 

Hal yang tidak berubah

Dalam penjelasannya, WhatsApp juga menyebutkan, ada hal yang tidak berubah meski ada kebijakan privasi baru.

Hal-hal yang tidak berubah di antaranya":

1. Privasi dan keamanan chat pribadi dengan keluarga maupun teman

WhatsApp menegaskan, pihaknya maupun Facebook tak dapat melihat konten yang dibagikan pengguna termasuk pesan dan panggilan pribadi, lampiran maupun lokasi yang dikirimkan.

Selain itu, WhatsApp tidak menyimpan catatan dengan siapa pengguna berkirim pesan atau melakukan panggilan.

WhatsApp juga tidak membagikan daftar kontak dengan Facebook

2. Pengguna adalah pemegang kendali apakah ingin membagi nomor telepon dengan akun bisnis dan dapat memblokirnya kapan saja

WhatsApp menyebutkan, pihaknya tidak memberikan nomor telepon pengguna ke pihak atau layanan bisnis.

“Kebijakan kami melarang bisnis menghubungi Anda di WhatsApp tanpa terlebih dahulu menerima persetujuan dari Anda untuk melakukannya,” demikian pernyataan WhatsApp.

WhatsApp juga memiliki fitur privasi tambahan seperti menyetel pesan menjadi sementara atau mengendalikan siapa yang bisa menambah ke grup.

3. Penerimaan pengguna atas ketentuan layanan baru tidak memperluas kewenangan WhatsApp membagikan data pengguna dengan Facebook

Ketentuan selengkapnya mengenai ketentuan Whatsapp, bisa disimak pada link Ketentuan WhatsApp.

Sumber: tribunnews

Name

Berita,6848,Berits,1,Entertainment,18,Health,2,Internasional,206,Kisah,4,Kriminal,10,Nasional,6637,News,19,Opini,30,Pilihan Editor,118,Pilkada Jabar,3,Politik,3,Tekno,3,Turn Back Hoax,2,
ltr
item
Martir News: 'Umur' WhatsApp Tinggal 6 Hari Lagi, Harus Apa? Amankah Kebijakan Privasi WhatsApp yang Baru?
'Umur' WhatsApp Tinggal 6 Hari Lagi, Harus Apa? Amankah Kebijakan Privasi WhatsApp yang Baru?
https://1.bp.blogspot.com/-6bdn4lZZf-o/YJey4ivWpKI/AAAAAAAASj0/33rsLNImU7IZ_KnsXagHweD0U7EJfnp5QCLcBGAsYHQ/w640-h360/IMG_20210509_180011.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-6bdn4lZZf-o/YJey4ivWpKI/AAAAAAAASj0/33rsLNImU7IZ_KnsXagHweD0U7EJfnp5QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/IMG_20210509_180011.jpg
Martir News
https://www.martirnews.com/2021/05/umur-whatsapp-tinggal-6-hari-lagi-harus.html
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/2021/05/umur-whatsapp-tinggal-6-hari-lagi-harus.html
true
218100392648765368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content