Berlaku 5 Juli, Ini Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Darat, Laut, dan Udara

MARTIRNEWS.COM -  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan sejumlah kebijakan pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri pada masa pan...


MARTIRNEWS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan sejumlah kebijakan pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Kebijakan yang dikeluarkan pada Sabtu (3/7/2021) itu terkait syarat perjalanan transportasi darat, laut, dan udara.

Ketentuan ini dikeluarkan dalam rangka ditetapkannya Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Melalui kebijakan ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan Covid-19.

Ketentuan ini berlaku efektif mulai 5-20 Juli 2021 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan terakhir di lapangan.

Berikut rincian masing-masing aturan pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri sesuai dengan moda transportasi yang digunakan.

Transportasi Darat

Petunjuk perjalanan orang dengan transportasi darat pada masa pandemi Covid-19 tertuang dalam SE Nomor 43 Tahun 2021.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi darat yang berlaku terhadap:

Sebuah. Kendaraan bermotor umum, yang meliputi

Angkutan antar lintas negara
Angkutan antarkota antarprovinsi
Angkutan antarkota dalam provinsi
Angkutan antarjemput antarprovinsi
Wisata Angkutan
Angkutan barang

b. Kendaraan pribadi, meliputi:

Mobil feri
Sepeda motor
 
c. Angkutan sungai, danau, dan penyeberangan

2. Tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat mulai dari tempat pemberangkatan, selama perjalanan sampai dengan tempat kedatangan.

3. Setiap individu yang melakukan perjalanan wajib mematuhi 3M.

4. Setiap individu yang melakukan perjalanan wajib menatuhi ketentuan pengetatan protokol kesehatan, sebagai berikut:


Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutup hidung dan mulut;
Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain minimal 3 (tiga) lapis atau masker medis
Tidak diizinkan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon maupun langsung sepanjang perjalanan
Untuk perjalanan yang menggunakan kendaraan bermotor umum jika tidak diperbolehkan untuk makan dan minum selama perjalanan yang kurang dari 2 jam, bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut

5. Pelaku perjalanan jarak jauh dari dan ke Pulau Jawa serta Pulau Bali menggunakan moda transportasi darat wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, dengan ketentuan:

Perjalanan jauh merupakan perjalanan dengan jarak perjalanan minimal 250 kilometer atau minimal waktu perjalanan 4 jam

Pelaku perjalanan dengan transportasi darat yang menggunakan kendaraan bermotor, sepeda motor, dan kendaraan bermotor umum, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan
Khusus pengemudi dan pengemudi kendaraan logistik, tidak menunjukkan kartu vaksin pertama dan wajib surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi pengemudi dan pengemudi yang belum melaksanakan program diarahkan untuk melakukan vaksinasi oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 apabila tersedia di lokasi simpul transportasi darat.

Pelaku perjalanan Angkutan Penyeberangan, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 1 x 24 jam atau di lokasi sebelum keberangkatan, sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi eHAC Indonesia.

6. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan bermotor, kendaraan bermotor umum, transportasi sungai, danau, dan penyeberangan, dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR atau rapid test antigen. Terhadap pelaku perjalanan dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan dapat dilakukan tes acak (random cek).

7. Pelaku perjalanan, selain di Pulau Jawa dan Pulau Bali yang menggunakan moda transportasi darat, wajib menunjukkan surat keterangan hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam jangka waktu maksimal 1 x 24 jam atau di tempat sebelum keberangkatan.

8. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 7 (tujuh), dikecualikan untuk moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan terbatas.

9. Penumpang dengan moda transportasi darat di bawah usia 18 tahun diwajibkan menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, sebagai syarat melanjutkan perjalanan.

10. Dalam hal surat keterangan RT-PCR atau rapid test antigen menyatakan hasil negatif namun penumpang menunjukkan gejala COVID-19, maka dilarang melanjutkan perjalanan dan wajib untuk melakukan tes diagnostik RTPCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

11. Pelaku perjalanan dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil antigen rapid test negatif yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan.

Sanksi

Pemalsuan surat keterangan hasil tes RT-PCR atau rapid test antigen yang digunakan sebagai persyaratan dokumen perjalanan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Transportasi Laut

Petunjuk perjalanan orang dengan transportasi darat pada masa pandemi Covid-19 tertuang dalam SE Nomor 44 Tahun 2021.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Mematuhi ketentuan pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang yakni:

Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutup hidung dan mulut
Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain minimal 3 lapis atau masker medis
Tidak diizinkan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon maupun langsung sepanjang perjalanan
Tidak diperbolehkan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, serta bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang.

2. Penumpang kapal laut dari dan ke wilayah Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil RT-PCR Tes yang pengambilan sampelnya negatif diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu waktu maksimal 1x24 jam atau di pelabuhan sebelum keberangkatan, serta mengisi e-HAC Indonesia.

3. Penumpang kapal laut di luar wilayah Jawa dan Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR Test yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam atau di pelabuhan sebelum keberangkatan, serta mengisi e-HAC Indonesia.

4. Penggunaan dokumen persyaratan perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka (2) dan angka (3) tidak berlaku bagi penumpang dengan menggunakan moda transportasi laut perintis, daerah 3TP (Tertinggal, Terluar dan Perbatasan), dan pelayaran terbatas.

5. Penumpang yang menunjukkan gejala Covid-19 walaupun berdasarkan surat keterangan RT-PCR Test atau Rapid Test Antigen menunjukkan hasil negatif, maka tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR serta isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

6. Penumpang dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR Test yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan.

Informasi lain terkait ketentuan perjalanan menggunakan transportasi laut bagi awak kapal, perusahaan pelayaran, nahkoda kapal, dan operator terminal feri dapat disimak di Surat Edaran berikut.

Sanksi

Pemalsuan kartu vaksin, surat keterangan RT-PCR Test dan Rapid Test Antigen yang digunakan sebagai dokumen persyaratan perjalanan akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penumpang, Nakhoda, Perusahaan Pelayaran, Operator Terminal Penumpang yang tidak melaksanakan ketentuan dalam Surat Edaran ini akan memberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Transportasi Udara

Petunjuk perjalanan orang dengan transportasi udarapada masa pandemi Covid-19 tertuang dalam SE Nomor 45 Tahun 2021.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Pelaku wajib menerapkan dan mematuhi 3M.

2. Mematuhi ketentuan pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang, berupa:

Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutup hidung dan mulut
Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain minimal 3 (tiga) lapis atau masker medis
Tidak diizinkan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon maupun langsung sepanjang perjalanan
Tidak diperbolehkan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan perjalanan kurang dari 2 jam, bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam pengobatan yang tidak membahayakan keselamatan dan kesehatan.

3. Memenuhi persyaratan kesehatan, seperti:

Untuk penerbangan antar bandar udara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandar udara di Pulau Jawa dan penerbangan dari atau ke bandar udara di Pulau Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk penerbangan dari atau ke bandar udara selain menunjukkan pada butir (1), wajib surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

4. Wajib menunjukkan kartu vaksin, kecuali bagi pelaku perjalanan dengan kepentingan khusus medis yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis.

5. Membuat e-HAC Indonesia pada bandar udara keberangkatan, untuk ditunjukkan pada petugas kesehatan bandar udara tujuan.

6. Persyaratan kesehatan sebagaimana disebutkan pada poin (3) dikecualikan bagi:

Penerbangan Angkutan Udara Perintis
Penerbangan Angkutan Udara di daerah 3T (Tertinggal,Terdepan dan Terluar).

7. Dalam hal surat keterangan test RT-PCR menyatakan hasil negatif namun penumpang menunjukkan gejala Covid-19, maka dilarang melanjutkan perjalanan dan wajib untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri waktu tunggu hasil pemeriksaan.

S: kompas

Name

Berita,7037,Berits,1,Entertainment,18,Health,2,Internasional,207,Kisah,4,Kriminal,10,Nasional,6825,News,19,Opini,30,Pilihan Editor,118,Pilkada Jabar,3,Politik,3,Tekno,3,Turn Back Hoax,2,
ltr
item
Martir News: Berlaku 5 Juli, Ini Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Darat, Laut, dan Udara
Berlaku 5 Juli, Ini Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Darat, Laut, dan Udara
https://1.bp.blogspot.com/-4yBxCgnjvbc/YOGCLKpS-zI/AAAAAAAATLw/p68dccZelekXFyUeIN5Uux8El8RZcRT3QCLcBGAsYHQ/w640-h410/IMG_20210704_174019.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4yBxCgnjvbc/YOGCLKpS-zI/AAAAAAAATLw/p68dccZelekXFyUeIN5Uux8El8RZcRT3QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h410/IMG_20210704_174019.jpg
Martir News
https://www.martirnews.com/2021/07/berlaku-5-juli-ini-aturan-lengkap.html
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/
https://www.martirnews.com/2021/07/berlaku-5-juli-ini-aturan-lengkap.html
true
218100392648765368
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content